Tragis, Pesepak Bola Asing Ditangkap Imigrasi seusai Main untuk Turnamen Tarkam

By Estu Santoso - Rabu, 5 Desember 2018 | 15:14 WIB
Kepala Kantor Imigrasi Parepare, Noer Putra Bahagia (dua dari kanan) memberikan keterangan soal dugaan penyalahgunaan izin tinggal pesepak bola asing asal Ghana yang ikut turnamen tarkam Bupati Barru Cup III, 5 Desember 2018.
MULYADI/TRIBUN-TIMUR.COM
Kepala Kantor Imigrasi Parepare, Noer Putra Bahagia (dua dari kanan) memberikan keterangan soal dugaan penyalahgunaan izin tinggal pesepak bola asing asal Ghana yang ikut turnamen tarkam Bupati Barru Cup III, 5 Desember 2018.

BOLASPORT.COM – Turnamen tarkam di sejumlah wilayah Indonesia juga menarik minat pesepak bola asing. Tetapi, dua orang asal Ghana ini harus berurusan dengan Kantor Imigrasi Parepare.

Turnamen tarkam dengan titel Bupati Barru Cup III dimeriahkan sejumlah tim yang memakai jasa pemain asing, sayang ada persoalan yang melibatkan Kantor Imigrasi Parepare.

Dua pesepak bola asal Ghana, Patrick Selorm Kwasi Agbeli dan Epshon Edward diamankan Kantor Imigrasi Parepare.

(Baca juga: Meski Berat, Mantan Direktur Badan Liga Indonesia Sebut PSM Makassar Masih Bisa Juara)

Kepala Kantor Imigrasi Parepare, Noer Putra Bahagia mengatakan, dua Warga Negara Asing (WNA) ini ditangkap saat sedang bermain pada turnamen tarkam Bupati Barru Cup III.

Noer Putra pun menjelaskan kronologi soal penangkapan dua orang asing ini.

(Baca juga: Liverpool Buat Sembilan Pelatih asal China Makin Paham Pembinaan Pemain Usia Muda)

”Kami awalnya mendapatkan informasi dari intelijen, mereka memberitahukan ada WNA yang bermain di Barru,” ujar Noer Putra.

”Mendapat informasi itu, kami langsung menurunkan tim dan ternyata betul,” ucapnya menjelaskan pad, Rabu (5/11/2018).

Editor : Estu Santoso
Sumber : tribun-timur.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X