Pensiunan Superbike Sebut Yamaha Harus Siap Ditinggal Rossi dan Mulai Percaya dengan Vinales

By Bayu Nur Cahyo - Minggu, 11 November 2018 | 00:27 WIB
   Maverick Vinales (kiri) bisa tersenyum bersama Valentino Rossi hari Sabtu. Apakah itu juga bakal terjadi pada hari Minggu ini?
Yamaha MotoGP
Maverick Vinales (kiri) bisa tersenyum bersama Valentino Rossi hari Sabtu. Apakah itu juga bakal terjadi pada hari Minggu ini?

Mantan juara dunia Superbike, Neil Hodgson, memberikan nasihat kepada tim Movistar Yamaha untuk mempersiapkan diri dengan masa pensiun Valentino Rossi yang makin mendekat.

Valentino Rossi yang sudah hampir berumur 40 tahun diyakini tak akan bisa terus menerus menjadi pebalap MotoGP bersama tim Movistar Yamaha.

Maka dari itu, Neil Hodgson sepakat dengan pemikiran berbagai kalangan yang menyebutkan bahwa tim Yamaha harus bersiap berlomba tanpa kehadiran Rossi di garasi.

Hodgson pun memberi perhatian khusus kepada Maverick Vinales yang menurutnya bakal menjadi harapan Movistar Yamaha di masa depan.

Maka dari itu, Neil Hodgson mengkritik perlakuan Yamaha yang sebelumnya kerap mengabaikan masukan dari Vinales.

"Sebelum balapan di Australia, Vinales berkomentar sesuatu tentang dirinya yang ingin lebih dari Yamaha," kata Neil Hodgson yang dikutip BolaSport.com dari Speedweek.

"Kelihatannya Yamaha tidak banyak mendengarkan apa yang keluar dari mulut Vinales. Itu mengejutkan saya karena mereka adalah sebuah pabrikan besar."

"Mereka seharusnya mampu membuat motor kedua pebalapnya, Rossi dan Vinales, sama-sama cepat," ujar Neil Hodgson menambahkan.

Baca juga:

Editor : Doddy Wiratama
Sumber : speedweek.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X