Perayaan Gelar Juara Dunia Marc Marquez Berbau Politik?

By Bayu Nur Cahyo - Minggu, 11 November 2018 | 04:25 WIB
Ilustrasi Marc Marquez (Repsol Honda) ketika meraih gelar juara dunia ke-7 di semua kelas balapan motor dunia.
twitter.com/MotoGP
Ilustrasi Marc Marquez (Repsol Honda) ketika meraih gelar juara dunia ke-7 di semua kelas balapan motor dunia.

Perayaan gelar juara dunia ketujuh yang diraih Marc Marquez dalam ajang balap MotoGP (semua kelas) dikabarkan mengandung unsur-unsur politik.

Marc Marquez merayakan gelar juara MotoGP 2018 di kampung halamannya yaitu di Cervera, Spanyol.

Pada perayaan gelar juara Marquez itu ternyata terdapat sebuah poster yang memicu sebuah kontroversi, terutama untuk publik Spanyol.

Sebagaimana yang dilansir BolaSport.com dari Marca, poster itu bertuliskan tentang pembebasan tahanan politik Catalan.

Marc Marquez sendiri memberikan komentarnya soal isu politik dalam perayaan gelar juaranya itu.

"Seharusnya kita tidak mencampur aduk berbagai tema kehidupan. Kami hanya sedang merayakan sebuah aktivitas olahraga," kata Marc Marquez.

"Kami sedang menggelar momen manis dan saya hanya ingin merayakannya dengan orang-orang di Cervera. Hal-hal tentang politik seharusnya tidak dicampurkan," ujar dia menambahkan.

Kendati terkesan cuek, pebalap dari tim Repsol Honda itu mengakui bahwa poster tersebut memang ditujukan untuk menghormati para tahanan politik.

Baca juga:

Editor : Doddy Wiratama
Sumber : marca.com,twitter.com/aj_cervera

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X