Jadi Juara Asia, Pebalap Indonesia Ini Merasa seperti Mimpi yang Jadi Kenyataan

By Delia Mustikasari - Rabu, 5 Desember 2018 | 23:01 WIB
Pebalap AHRT Indonesia, Rheza Danica Ahrens, berpose di podium setelah memastikan sebagai juara umum kelas Asia Production 250cc ARRC 2018 di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (2/12/2018).
AHRT
Pebalap AHRT Indonesia, Rheza Danica Ahrens, berpose di podium setelah memastikan sebagai juara umum kelas Asia Production 250cc ARRC 2018 di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (2/12/2018).

Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Indonesia, Rheza Danica Ahrens, keluar sebagai juara umum kelas Asia Production 250cc pada Asia Road Racing Championship (ARRC) 2018.

Rheza Danica tak akan pernah melupakan musim 2018. Meraih gelar juara kelas Asia Production 250cc pada ARRC, dia menjalani musim yang brilian bersama Astra Honda.

Rheza meraih 6 kemenangan, 3 podium, dan 3 pole position dari 12 kali balapan, serta mengunci gelar juara musim ini di Sirkuit Sentul, di hadapan para pendukungnya di Indonesia.

Pebalap AHRT tersebut kini menatap masa depan dengan target terus melangkah maju dalam tahun-tahun mendatang, demi mewujudkan mimpi mewakili Indonesia di MotoGP World Championship.

Berikut kutipan wawancara dengan Rheza Danica dalam siaran pers yang diterima BolaSport.com.

Apa evaluasimu dari musim 2018? 

Meskipun ini merupakan tahun kedua saya di kelas Asia Production 250cc, musim ini sangat sulit buat saya. Hal positifnya adalah saya sudah tahu semua sirkuit yang dipakai kecuali di Australia, dan saya sudah lebih paham bagaimana persaingan di kelas ini. Akhirnya, dengan kerja keras dari semua orang di tim, kami berhasil meraih kemenangan. Itu yang membuat saya sangat senang.

Bagaimana kamu mengingat ketika memastikan gelar juara di Sentul?

Segera setelah saya melewati garis finis dan tahu bahwa kami menjadi juara, saya sangat bahagia. Fakta bahwa kami melakukannya di Indonesia, di hadapan fans dan keluarga, rasanya luar biasa. Keinginan kami waktu itu adalah melakukan segalanya selama akhir pekan di Sentul karena untuk menjadi juara pada putaran itu banyak hal bisa terjadi, tetapi pada akhirnya kami bisa mencapainya dengan kompetisi masih tersisa dua balapan.

Editor : Delia Mustikasari
Sumber : AHRT

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X