Degradasi PSMS ke Kompetisi Kasta Kedua Bukan Salah Manajemen Tim

By Irfa Ulwan - Senin, 10 Desember 2018 | 10:39 WIB
Dua pemain PSMS Medan sangat kecewa setelah dipastikan terdegradasi usai dihajar PSM Makassar dalam duel terakhir Liga 1 2018 di Stadion Andi Mattalatta, Kota Makassar, Minggu (9/12/2018) sore WIB.
MUHAMMAD ABDIWAN/TRIBUN TIMUR
Dua pemain PSMS Medan sangat kecewa setelah dipastikan terdegradasi usai dihajar PSM Makassar dalam duel terakhir Liga 1 2018 di Stadion Andi Mattalatta, Kota Makassar, Minggu (9/12/2018) sore WIB.

PSMS Medan dipastikan terdegradasi dari Liga 1 dan akan kembali ke kompetisi kasta kedua pada musim depan.

Kenyataan itu didapatkan setelah PSMS Medan kalah telak 1-5 dari PSM Makassar pada laga pamungkas Liga 1 2018.

Laga penentu itu dimainkan di Stadion Andi Mattalatta, Kota Makassar pada Minggu (9/12/2018).

Namun, salah satu legenda hidup PSMS Medan, Sunardi A, menyebut hasil pahit tersebut bukan merupakan kesalahan dari manajemen tim.

Sunardi mengungkapkan, Manajemen PSMS sepanjang musim ini telah bekerja semaksimal mungkin untuk mengelak dari mimpi buruk itu.

(Baca juga: Djadjang Nurdjaman Disebut Punya Andil atas Terdegradasinya PSMS Medan)

"Kalau umpamanya pemain tidak di gaji itu baru manajemen salah. Tapi ini kan tidak ada salah," tutur Sunardi, kutip BolaSport.com dari Tribun Medan.

Pemain PSMS Medan era 80-an itu menilai kenyataan ini murni dari ketidaksiapan skuat Ayam Kinantan untuk menghadapi ketatnya persaingan di Liga 1.

Dan itu, masih menurut Sunardi, tidak menjadi ranah kerja dari manajemen.

Editor : Ramaditya Domas Hariputro
Sumber : medan.tribunnews.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X