Darah Asia Tenggara Turut Mengalir di Tubuh Timnas Prancis

By Sri Mulyati - Senin, 16 Juli 2018 | 13:26 WIB
Para pemain Prancis merayakan kesuksesan menjuarai Piala Dunia 2018 setelah menekuk Kroasia 4-2 pada laga final di Stadion Luzhniki, Moskow, 15 Juli 2018.
HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA
Para pemain Prancis merayakan kesuksesan menjuarai Piala Dunia 2018 setelah menekuk Kroasia 4-2 pada laga final di Stadion Luzhniki, Moskow, 15 Juli 2018.

Rekor tak hanya menjadi milik para pemain bintang kala tim nasional Prancis memastikan diri sebagai juara Piala Dunia 2018.

Kiper ketiga timnas Prancis, Alphonse Areola, turut melahirkan rekor usai mengalungi medali juara.

Areola menjadi pemain keturunan Filipina pertama yang berhasil memenangi Piala Dunia.

Sang kiper memang terlahir dari kedua orang tua yang asli keturunan Filipina dan memutuskan untuk merantau ke Prancis.

Darah Asia Tenggara pun turut menyumbang keberagaman dari skuat timnas Prancis.

(Baca Juga: VIDEO - N'Golo Kante Terlalu Pemalu untuk Meminta Trofi Piala Dunia dari Rekan Setim)

Areola sendiri tak diturunkan sama sekali oleh pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, sepanjang Piala Dunia 2018.

Namun usia Areola yang masih 25 tahun membuat sang pemain masih memiliki masa depan cerah di skuat timnas Prancis.

(Baca Juga: Final Piala Dunia 2018 - Pesan Keras Paul Pogba untuk Para Pengkritik)

Areola sudah menjadi kiper utama Paris Saint-Germain pada musim 2017-2018.



Editor : Dimas Wahyu Indrajaya
Sumber : rappler.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X