3 Kutukan Masih Eksis di Piala Dunia 2018

By Ade Jayadireja - Selasa, 17 Juli 2018 | 05:59 WIB
 Penyerang timnas Brasil, Roberto Firmino, saat mencetak gol ke gawang Meksiko dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Stadion Samara Arena, Samara, Rusia, pada Selasa (2/7/2018).
FABRICE COFFRINI / AFP
Penyerang timnas Brasil, Roberto Firmino, saat mencetak gol ke gawang Meksiko dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Stadion Samara Arena, Samara, Rusia, pada Selasa (2/7/2018).

Piala Dunia 2018 menyisakan sejumlah tren negatif yang belum bsia dipatahkan.

Pesta sepak bola di Rusia berakhir pada Minggu (15/7/2018) dengan Prancis keluar sebagai juara seusai mengalahkan Kroasia dalam partai final.

Selama lebih dari satu bulan penyelenggaraan, ada tiga kutukan yang masih belum bisa diakhiri.

Apa sajakah itu?

(Baca juga: Keajaiban Kumis Adil Rami di Balik Kesuksesan Prancis Juara Piala Dunia 2018)

1. KUTUKAN JUARA BERTAHAN

Jerman harus mengakhiri kompetisi lebih cepat setelah finis sebagai juru kunci Grup F.

Dengan tersingkirnya Der Panzer, maka kutukan juara bertahan masih berlanjut.

Pada dua edisi terakhir Piala Dunia, para juara bertahan harus tersingkir saat masih di fase grup.



Editor : Jalu Wisnu Wirajati
Sumber : BolaSport.com

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X