Postpartum Jadi Alasan Pengunduran Diri Serena Williams dari Rogers Cup 2018

By Diya Farida Purnawangsuni - Rabu, 8 Agustus 2018 | 11:32 WIB
Petenis tunggal putri Amerika Serikat, Serena Williams, bersiap melakukan servis saat menjalani pertandingan melawan Julia Goerges (Jerman) pada babak ketiga turnamen Roland Garros 2018 di Paris, Prancis, Sabtu (2/6/2018).
THOMAS SAMSON/AFP PHOTO
Petenis tunggal putri Amerika Serikat, Serena Williams, bersiap melakukan servis saat menjalani pertandingan melawan Julia Goerges (Jerman) pada babak ketiga turnamen Roland Garros 2018 di Paris, Prancis, Sabtu (2/6/2018).

Mantan petenis nomor satu dunia tunggal putri asal Amerika Serikat (AS), Serena Williams, akhirnya mengungkapkan alasan sesungguhnya di balik pengunduran dirinya dari ajang Rogers Cup 2018.

Melalui media sosial Instagram, Serena Williams mengatakan bahwa dia tengah mengalami gejala postpartum (depresi pasca-melahirkan).

Dalam unggahannya pada Selasa (7/8/2018) kemarin, Williams menulis bahwa dia merasa "bukan ibu yang baik" untuk putrinya, Alexis Olympia Ohanian Jr.

Sebelumnya, Williams hanya menyebut "alasan pribadi" sebagai biang pengunduran dirinya dari Rogers Cup tahun ini.

 

Last week was not easy for me. Not only was I accepting some tough personal stuff, but I just was in a funk. Mostly, I felt like I was not a good mom. I read several articles that said postpartum emotions can last up to 3 years if not dealt with. I like communication best. Talking things through with my mom, my sisters, my friends let me know that my feelings are totally normal. It’s totally normal to feel like I’m not doing enough for my baby. We have all been there. I work a lot, I train, and I’m trying to be the best athlete I can be. However, that means although I have been with her every day of her life, I’m not around as much as I would like to be. Most of you moms deal with the same thing. Whether stay-at-home or working, finding that balance with kids is a true art. You are the true heroes. I’m here to say: if you are having a rough day or week--it’s ok--I am, too!!! There’s always tomm!

A post shared by Serena Williams (@serenawilliams) on

Williams kembali berkompetisi pada awal tahun ini setelah memutuskan rehat karena hamil dan melahirkan putri pertamanya bersama Alexis Ohanian.

Meski belum berhasil mengangkat kembali trofi pada kalender kompetisi 2018, Williams sukses menembus babak final Wimbledon tahun ini.

Hanya, setelah pencapaiannya yang begitu inspiratif di Wimbledon, Williams menelan kekalahan terburuk sepanjang kariernya.

Petenis berusia 36 tahun itu kalah 1-6, 0-6 dari Johanna Konta (Britania Raya) pada babak kesatu turnamen Silicon Valley Classic.

Serena Williams adalah salah satu petenis tunggal putri paling sukses sepanjang masa.



Editor : Diya Farida Purnawangsuni
Sumber : bbc.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X