Hong Kong Open 2018 - Komentar Marcus/Kevin Setelah Dipaksa Main Rubber Game oleh Ahsan/Hendra

By Doddy Wiratama - Minggu, 18 November 2018 | 04:28 WIB
Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, tatkala tampil pada babak 16 besar Hong Kong Open 2018 yang digelar Kamis (15/11/2018).
BADMINTON INDONESIA
Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, tatkala tampil pada babak 16 besar Hong Kong Open 2018 yang digelar Kamis (15/11/2018).

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo harus berjuang keras untuk meraih kemenangan pada partai semifinal Hong Kong Open 2018 yang digelar Sabtu (17/11/2018).

Bermain di Hong Kong Coliseum, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya dipaksa bermain rubber game kala bersua dengan senior mereka, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Setelah berjuang selama 45 menit, Marcus/Kevin akhirnya bisa memenangkan laga bertajuk Derbi Merah Putih itu dengan skor akhir 21-14, 18-21, 21-9.

Kemenangan tersebut mengantarkan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melaju ke partai final Hong Kong Open 2018.

Seusai pertandingan, ganda putra nomor satu dunia ini mengaku jika Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sempat memberikan perlawanan alot, terutama pada gim kedua.

"Pada gim kedua kami terlalu buru-buru ingin mematikan bola dan mereka bisa melakukan block dengan baik. Jadi kami harus ganti strategi lagi di gim ketiga," kata Marcus dikutip BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

"Mereka tampil lebih siap dan mempercepat tempo permainan di gim kedua. Waktu kami adu drive ternyata sudah ditunggu mereka," ujarnya menambahkan.

Baca Juga:

Sementara itu, Kevin Sanjaya Sukamuljo merasa jika The Daddies merupakan lawan yang tak mudah untuk dikalahkan.



Editor : Bagas Reza Murti
Sumber : Badminton Indonesia

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X