Berkaca dari Kasus Salah, UEFA dan FA Diminta Tegas soal Aksi Rasisme

By Henrikus Ezra Rahardi - Selasa, 12 Februari 2019 | 18:19 WIB
Mohamed Salah mencetak gol saat Liverpool melawan Crystal Palace pada pekan ke-23 Liga Inggris musim
twitter.com/Squawka
Mohamed Salah mencetak gol saat Liverpool melawan Crystal Palace pada pekan ke-23 Liga Inggris musim

BOLASPORT.COM - Gelandang West Ham United, Michail Antonio, meminta FA dan UEFA memberikan hukuman kepada klub yang terlibat dalam insiden rasisme.

Gelandang West Ham United, Michael Antonio, meminta hukuman berupa pengurangan poin dan pertandingan tanpa penonton bagi klub yang pendukungnya terlibat insiden rasisme.

Dilansir BolaSport.com dari Reuters, angka kasus rasisme di Liga Inggris meningkat pada musim 2018/2019, dengan penyerang Liverpool, Mohamed Salah menjadi korban teranyar.

Mohamed Salah mengalami insiden rasisme saat menghadapi West Ham United di London Stadium pada pekan ke-25 Premier League, Selasa (5/2/2019).

Baca Juga : West Ham Vs Liverpool, Juergen Klopp Pernah Menang dengan Gol Offside 7 Meter

Kasus Salah bukan yang pertama kali. Pada Desember silam, pendukung Chelsea tertangkap kamera memberi ejekan rasis kepada winger Manchester City, Raheem Sterling.

Manajemen The Blues bergerak cepat dengan memberi sanksi larangan datang ke stadion mereka kepada empat orang pendukungnya tersebut.

Namun begitu, Michael Antonio merasa bahwa hanya memberi sanksi kepada fan tidak akan menyelesaikan masalah.

Baca Juga : Terungkap, Barcelona Sempat Incar Mantan Pemain Belakang Liverpool

"Mencari tersangka tidak akan menyelesaikan masalah," ujar Antonio kepada Sky Sports.



Editor : Ardhianto Wahyu Indraputra
Sumber : Reuters,Sky Sports

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X