Liverpool Jumpa Porto, Harapan Milner yang Nasionalis Terwujud

By Ahmad Tsalis - Jumat, 15 Maret 2019 | 23:20 WIB
Pemain Liverpool, James Milner, seperti punya mimpi terwujud setelah timnya tak menemui wakil Liga Inggris pada babak 8 besar Liga Champions.
TWITTER.COM/BBCSPORT
Pemain Liverpool, James Milner, seperti punya mimpi terwujud setelah timnya tak menemui wakil Liga Inggris pada babak 8 besar Liga Champions.

BOLASPORT.COM - Bertemunya Liverpool FC dengan FC Porto pada babak perempat final Liga Champions adalah keinginan yang terwujud dari James Milner.

Liverpool bakal menghadapi FC Porto pada babak perempat final Liga Champions berdasarkan undian yang dilakukan Jumat (15/3/2019) di markas besar UEFA, Nyon, Swiss.

Dalam leg pertama babak delapan besar, Liverpool akan terlebih dahulu menjamu Porto di Stadion Anfield pada 9 April 2019.

Sedangkan Porto ganti menjadi tuan rumah guna menyambut Liverpool di Estadio do Dragao pada 17 April 2019.

Baca Juga : Drawing Liga Champions - Kans Liverpool Kalahkan Porto Cuma 50 Persen

Uniknya, pertemuan Liverpool dengan sang wakil Liga Portugal serupa dengan yang diidamkan James Milner.

Sehari sebelum undian, Milner mengatakan keinginannya agar The Reds tak bersua sesama tim dari Liga Inggris.

Baik itu Tottenham Hotspur, Manchester City, atau Manchester United.

"Punya empat tim pada babak perempat final bagus untuk Inggris," tutur James Milner, seperti dilansir BolaSport.com dari laman The Independent.

"Sejujurnya, saya tak ingin bermain menghadapi salah satu di antaranya. Kami ingin sebanyak mungkin tim bisa melaju ke fase selanjutnya," katanya meneruskan.

Baca Juga : Drawing Liga Champions - Jadwal Neraka Liverpool dan Man City pada Bulan April

Milner menambahkan, fenomena empat tim Premier League yang mampu menembus perempat final tergolong langka.

Benar saja, kali terakhir Liga Inggris jadi kompetisi pengirim empat wakil pada fase delapan besar terjadi 10 tahun silam, musim 2008-2009.

Adapun klub yang lolos kala itu adalah Liverpool, Chelsea, Arsenal, dan Manchester United.

"Pada tahun-tahun sebelumnya, kami selalu percaya bahwa Premier League adalah liga terbaik di dunia," ucap Milner.

"Kendati berstatus liga top, Premier League tak sering mengirim tim sebanyak ini pada fase delapan besar," kata pria 33 tahun asal Inggris ini.



Editor : Ardhianto Wahyu Indraputra
Sumber : independent.co.uk

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X