Satgas Antimafia Bola Periksa 3 Mantan Petinggi PT LIB soal Dugaan Pengaturan Skor

By Taufan Bara Mukti - Selasa, 2 April 2019 | 09:22 WIB
COO dan CEO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigor Shalomboboy dan Risha Adi Wijaya di Kantor LIB, Mena
FERI SETIAWAN/SUPERBALL.ID
COO dan CEO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigor Shalomboboy dan Risha Adi Wijaya di Kantor LIB, Mena

BOLASPORT.COM - Satgas Antimafia Bola memeriksa tiga mantan petinggi PT Liga Indonesia Baru (LIB) sehubungan dugaan pengaturan skor laga PSS Sleman vs Madura FC.

Tim Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola kembali mengurai benang kusut dugaan pengaturan skor di sepak bola Indonesia.

Pada Senin (1/4/2019), Satgas Antimafia Bola telah memanggil tiga mantan pejabat PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Ketiganya adalah Berlinton Siahaan (Mantan Dirut PT LIB), Risha Adi Wijaya (Mantan Direktur Eksekutif PT LIB), dan Tigor Shalom Boboy (Mantan Direktur Operasional PT LIB).

Baca Juga : Jadwal Semifinal Piala Presiden 2019 - Tim Promosi Dikeroyok Wakil Jawa Timur

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, ketiga orang tersebut dipanggil sebagai saksi untuk mendalami dugaan pengaturan skor yang terjadi pada laga PSS Sleman vs Madura FC pada Liga 2 musim lalu.

"Hari ini, satgas dari penyidik Mabes Polri memeriksa tiga saksi yakni Berlinton Siahaan selaku Dirut PT LIB, Risha Adi Wijaya selaku Direktur Eksekutif PT LIB, dan Tigor Shalom Boboy selaku Direktur Operasional PT LIB," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2019) siang, dilansir BolaSport.com dari Kompas.

Dituturkan Argo, ketiga saksi memenuhi panggilan dari Satgas Antimafia dan Berlinton menjadi pihak pertama yang meninggalkan lokasi pemeriksaan.

"Jadi yang bersangkutan sudah hadir di Bareskrim untuk dimintai keterangan terhadap kasus Pak H (Hidayat) ya, pengaturan skor itu," ujarnya.



Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X