Final Liga Champions - The Reds Fokus Gelar Bukan Catatkan Sejarah

By Bonifasius Anggit Putra Pratama - Jumat, 31 Mei 2019 | 08:00 WIB
Ilustrasi Final Liga Champions 2018-2019.
Ndaru Guntur/Bolasport.com
Ilustrasi Final Liga Champions 2018-2019.

BOLASPORT.COM - Bek kiri Liverpool, Andrew Robertson, menyebut timnya saat ini berfokus untuk meraih trofi Liga Champions bukan untuk mencatatkan sejarah hebat seperti para pendahulu mereka.

Liverpool bersiap untuk menyambut titel juara Liga Champions ke-6 mereka andai mampu menang atas Tottenham Hotspur.

Final Liga Champions 2018-2019 akan berlangsung di Stadion Metropolitano, Madrid pada Sabtu (1/6/2019) atau Minggu dini hari WIB.

Torehan trofi Liga Champions The Reds saat ini (5) masih kalah dari Real Madrid (13) dan AC Milan (7).

 Baca Juga: Kejadian Memalukan Robertson di Liverpool: Muntah saat Latihan Perdana

Terakhir kali Liverpool juara yakni pada 2005, waktu itu mereka sukses mengalahkan AC Milan yang terkenal dengan laga 'Keajaiban Istanbul'.

Berbicara mengenai peluang Liverpool menambah trofi Liga Champions, Andrew Robertson menolak pembicaraan mengenai sejarah.

Kapten tim nasional Skotlandia tersebut lebih menekankan klubnya untuk meraih gelar setelah kegagalan mereka di Liga Inggris.

"Kami akan membiarkan orang lain berbicara mengenai sejarah setelah kami memenangi gelar Liga Champions," kata Robertson kepada FourFourTwo dilansir BolaSport.com.

Baca Juga: Nasibnya Terkatung-katung, Bale Dapat Dukungan Pelatih Timnas Wales

"Kami hanya fokus untuk memenangi trofi demi menjadi tim yang sukses, baik itu besok Sabtu atau musim-musim berikutnya. Kami tidak akan berhenti untuk berusaha."

"Liverpool layak untuk mendapatkan trofi. Kami akan berusaha menang demi memperoleh trofi pertama untuk skuat dan manajer," ujar Robertson menambahkan.

Bek kiri Liverpool, Andy Robertson saat melawan Everton di Goodison Park, Minggu (3/3/2019).
TWITTER.COM/BBCSPORT
Bek kiri Liverpool, Andy Robertson saat melawan Everton di Goodison Park, Minggu (3/3/2019).

The Reds kembali ke partai puncak Liga Champions setelah menyingkirkan Barcelona secara dramatis lewat agregat 4-3.

Pasukan Juergen Klopp mencatatkan back-to-back final setelah musim lalu maju ke final melawan Real Madrid.

Baca Juga: Eden Hazard Bisa Jadi Galactico Pertama Real Madrid dalam 6 Musim

Jika musim lalu mereka takluk 1-3 dari Madrid, kini skuat Liverpool bersiap untuk mengakhiri musim 2018-2019 dengan trofi.

Pasalnya, mereka telah gagal meraih trofi Liga Inggris akibat kalah bersaing dengan Manchester City.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Inter Milan akhirnya mengeluarkan pengumuman terkait masa depan pelatih tim utama mereka, Luciano Spalletti. Pengumuman tersebut Inter Milan sampaikan melalui akun Twitter resmi mereka. Inter Milan tetap belum puas dengan kinerja Spalletti meski mampu mengantar klub ke fase grup Liga Champions musim depan. Spalletti pun harus meninggalkan Inter Milan setelah melatih klub tersebut selama dua musim. Untuk penggantinya, Inter Milan hingga saat ini terus dikaitkan dengan mantan pelatih Chelsea, Antonio Conte. Conte menjadi kandidat paling kuat untuk menggantikan Spalletti musim depan. Namun Inter Milan sendiri tidak langsung mengumumkan pengganti Spalletti saat ini. #internazionale #intermilan #interisti #spalletti #luciano #serieA #sacked #gridnetwork

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on



Editor : Thoriq Az Zuhri Yunus
Sumber : FourFourTwo

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X