Kebobolan 9 Gol dalam 5 Laga, Matthijs de Ligt Jadi Titik Lemah Juventus

By Dwi Widijatmiko - Senin, 12 Agustus 2019 | 05:30 WIB
Matthijs de Ligt (kiri) saat diresmikan sebagai pemain baru Juventus.
TWITTER.COM/JUVENTUSFC
Matthijs de Ligt (kiri) saat diresmikan sebagai pemain baru Juventus.

BOLASPORT.COM - Di tangan pelatih baru, Maurizio Sarri, Juventus tampil kurang memuaskan pada laga-laga pramusim 2019-2020. Si Nyonya Tua seperti tidak memiliki pertahanan yang cukup bagus.

Selama pramusim 2019-2020, gawang Juventus sudah kebobolan 9 gol dalam 5 pertandingan.

Berturut-turut hasil uji coba pramusim Juventus adalah: vs Tottenham Hotspur 2-3 (21/7/2019), Inter Milan 1-1 (24/7/2019), K-League All Star 3-3 (26/7/2019), Novara 4-0 (7/8/2019), dan Atletico Madrid 1-2 (10/8/2019).

Kebobolan 9 gol dalam 5 partai, Juventus memiliki rasio kebobolan 1,8 gol per pertandingan di pramusim 2019-2020.

Ini adalah rasio kebobolan terburuk yang dialami Juventus dalam pramusim sejak 2011-2012.

Pantas dicatat, sejak 2011-2012, Juventus selalu menjadi juara Liga Italia.

Sebelum musim ini, rasio kebobolan terburuk Juventus selama pramusim terjadi pada kompetisi 2017-2018.

Ketika itu, Juventus besutan Massimiliano Allegri kebobolan 7 gol dalam 4 pertandingan (1,75 gol per partai).

Baca Juga: Hasil ICC 2019 - Titisan Ronaldo Menggila, Juventus Keok dari Atletico Madrid



Editor : Dwi Widijatmiko
Sumber : Sportmediaset

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X