Carolina Marin Tak Menyangka Langsung Raih Gelar pada Turnamen Kedua Setelah Comeback

By Delia Mustikasari - Senin, 23 September 2019 | 16:15 WIB
Pebulu tangkis tunggal putri Spanyol, Carolina Marin, menangis setelah mengalami cedera pada final Indonesia Masters 2019.
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Pebulu tangkis tunggal putri Spanyol, Carolina Marin, menangis setelah mengalami cedera pada final Indonesia Masters 2019.

BOLASPORT.COM - Pebulu tangkis tunggal putri Spanyol, Carolina Marin, menjadi juara pada China Open 2019.

Melawan pemain ranking keempat dunia, Tai Tzu Ying (Taiwan), Carolina Marin menang dengan skor 14-21, 21-17, 21-18 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Minggu (22/9/2019).

Marin meneteskan air mata sambil menjatuhkan diri ke lapangan setelah memastikan diri sebagai kampiun pada turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut.


"Saya sudah banyak berkembang selama pekan ini. Sulit dipercaya bahwa saya bisa memenangkan turnamen kedua setelah comeback, tetapi saya berhasil. Saya merasa benar-benar bahagia," kata Marin seperti dilansir BolaSport.com dari Badmintonplanet.

Sebelumnya, peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 tersebut mengalami cedera (Anterior Cruciate Ligament) saat tampil pada babak final Indonesia Masters 2019, Januari lalu.

Baca Juga: Indonesia Miliki 6 Wakil Unggulan pada Korea Open 2019 

Satu minggu pasca-operasi, Marin langsung memulai proses rehabilitasinya.

Marin juga menghabiskan waktu selama delapan jam setiap hari demi menjalani proses pemulihan yang maksimal sehingga dia total absen mengikuti turnamen selama tujun bulan.

Marin resmi kembali berkompetisi pada Vietnam Open 2019 yang digelar 3-8 September kemarin. Namun, perjalanannya langsung terhenti pada babak pertama.



Editor : Delia Mustikasari
Sumber : Badmintonplanet.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X