BAM Akan Keluarkan Pemain Non Pelatnas dari Skuad Olimpiade Tokyo jika Performa Menurun

By Delia Mustikasari - Sabtu, 28 September 2019 | 19:15 WIB
Pasangan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, berpose setelah menjalani laga semifinal Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7/2019).
LARIZA OKY ADISTY/BOLASPORT.COM
Pasangan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, berpose setelah menjalani laga semifinal Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

 

BOLASPORT.COM - Pebulu tangkis senior non pelatnas yang sedang mengejar poin pada kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 bisa dikeluarkan dari timnas Malaysia jika tidak bangkit dalam beberapa bulan ke depan.

Jika mereka lolos ke Olimpiade 2020, tetapi bukan bagian dari Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), mereka harus bersaing di Tokyo sebagai pemain independen.

Sebagai catatan, tidak ada pemain independen yang mewakili Malaysia pada Olimpiade sejak bulu tangkis diperkenalkan pada Olimpiade Barcelona 1992.

Presiden BAM Datuk Seri Norza Zakaria mengatakan bahwa itu adalah keputusan yang sulit, tetapi perlu karena BAM ingin fokus pada mewujudkan Proyek 24 mereka atau sukses pada Olimpiade Paris 2024.

Proyek 24 adalah cetak biru yang diusulkan Komite kepelatihan (C&T) BAM yang bertujuan untuk mengakhiri penantian Malaysia akan medali emas Olimpiade.

"Kami akan meninjau baik para pemain dan pelatih kami di akhir tahun. Jika perlu, kami akan membuat beberapa perubahan atau mengeluarkan pemain demi Proyek 24," kata Norza dilansir BolaSport.com dari Newsstraittimes

"Dan jika itu melibatkan kualifikasi Olimpiade (2020), kami bersedia mengambil langkah untuk membiarkan para pemain ini pergi sebagai pemain independen," ucap Norza.

Baca Juga: Hasil Korea Open 2019 - Rinov/Pitha Terhenti pada Semifinal

Menurut Norza, pihaknya ingin membantu tim muda dengan budaya baru berkinerja tinggi,



Editor : Delia Mustikasari
Sumber : News Strait Times

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X