Dubes Jepang untuk Malaysia Ucapkan Terima Kasih atas Pertolongan kepada Kento Momota

By Diya Farida Purnawangsuni - Senin, 13 Januari 2020 | 17:35 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra nomor satu dunia asal Jepang, Kento Momota, terbaring di kasur pasien di Rumah Sakit Putrajaya, Malaysia, usai menjadi salah satu korban kecelakaan lalu lintas di Maju Expressway (MEX) dalam perjalanan menuju Bandara Internasional Kuala Lumpur, Senin (13/1/2020).
BERNAMA
Pebulu tangkis tunggal putra nomor satu dunia asal Jepang, Kento Momota, terbaring di kasur pasien di Rumah Sakit Putrajaya, Malaysia, usai menjadi salah satu korban kecelakaan lalu lintas di Maju Expressway (MEX) dalam perjalanan menuju Bandara Internasional Kuala Lumpur, Senin (13/1/2020).

BOLASPORT.COM - Duta Besar Jepang untuk Malaysia Hiroshi Oka mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Negeri Jiran atas pertolongan yang diberikan kepada pebulu tangkis tunggal putra terbaik mereka, Kento Momota.

Diberitakan BolaSport.com sebelumnya, Kento Momota, 25 tahun, terlibat kecelakaan maut di Maju Expressway (MEX) dalam perjalanan menuju Bandara Internasional Kuala Lumpur, Senin (13/1/2020) pukul 05.40 WIB.

Akibat insiden tersebut, Momota mengalami sejumlah cedera termasuk patah tulang hidung dan luka di area wajah.

Baca Juga: Gaji Fantastis Belum Tentu Bikin Max Verstappen Betah di Red Bull

Saat ini, kondisi Momota diklaim sudah stabil oleh pihak Rumah Sakit Putrajaya.

Namun, dia akan tetap perlu menjalani pemeriksaan lanjutan berupa CT scan dan tes-tes lain guna mendapatkan diagnosis yang lebih lengkap.

"Kami (Jepang) sangat menghargai perhatian dan dukungan yang diberikan pihak rumah sakit di Malaysia kepada pemain dan pelatih Jepang," ucap Hiroshi Ako, dilansir dari The Star TV.

"Kami sangat berterima kasih kepada pihak pemerintah Malaysia yang telah memberi bantuan melalui Kementerian Kesehatan mereka. Terima kasih," kata Ako yang didampingi Menteri Kesehatan Malaysia Datuk Seri Dr Dzulkefly Ahmad.

Selain Kento Momota, asisten pelatih Jepang Yu Hirayama (35), fisioterapis Jepang Morimoto Akifumi (42), dan petugas teknis BWF William Thomas (30) juga menjadi korban luka.



Editor : Diya Farida Purnawangsuni
Sumber : The Star TV

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X