Alasan Repsol Honda Tak Larang Jorge Lorenzo ke Yamaha pada 2020

By Lariza Oky Adisty - Senin, 17 Februari 2020 | 07:05 WIB
Jorge Lorenzo terlihat mengenakan wearpack-nya dalam hari kedua shakedown test MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia, 3 Februari 2020.
TWITTER.COM/MOTOGP
Jorge Lorenzo terlihat mengenakan wearpack-nya dalam hari kedua shakedown test MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia, 3 Februari 2020.

BOLASPORT.COM - Bos Repsol Honda, Alberto Puig, mengatakan ia punya alasan tak melarang Jorge Lorenzo bergabung dengan tim Yamaha pada awal 2020.

Jorge Lorenzo memperkuat tim Repsol Honda pada musim 2019 dengan kontrak selama dua tahun.

Namun, baru satu musim, ia mengumumkan pensiun karena masalah cedera dan penampilan yang kurang memuaskan bersama tim juara dunia tersebut.

Lorenzo lalu merapat ke tim Yamaha sebagai pembalap penguji.

Alberto Puig mengatakan pihaknya tak melarang Lorenzo karena Lorenzo sendiri yang meminta keluar dari Repsol Honda.

Baca Juga: Media Asing Sorot Polemik Pembebasan Lahan Sirkuit MotoGP di Mandalika

"Kami punya kontrak dua tahun dengan Lorenzo. Namun, dia datang ke tim dan mengatakan ingin berhenti. Lorenzo ingin merawat fisiknya dan mencegah cedera, serta kehilangan motivasi," kata Puig, dikutip BolaSport.com dari Motorsport.

"Dalam situasi demikian tentu kami harus menyetujui pilihannya untuk berhenti. Memang apa lagi yang bisa Anda lakukan," tuturnya melanjutkan.

Baca Juga: Sudah 'Uzur', Valentino Rossi Hanya Kalah Tua dari 6 Sirkuit di MotoGP 2020



Editor : Delia Mustikasari
Sumber : Motorsport

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X