Eks Menteri Prancis: Tour de France Langgar HAM Jika Tak Dibatalkan

By Lariza Oky Adisty - Sabtu, 4 April 2020 | 18:25 WIB
Logo Tour de France.
WIKIPEDIA
Logo Tour de France.

BOLASPORT.COM - Mantan menteri olahraga Prancis, David Douillet, melayangkan kritik keras wacana pelaksanaan balap sepeda Tour de France (TdF) di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

Berdasarkan jadwal, Tour de France 2020 akan berlangsung pada 27 Juni-19 Juli mendatang.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda ajang tahunan tersebut akan dibatalkan atau ditunda demi mencegah penyebaran virus corona.

Baca Juga: Oliver Naesen Tak Bisa Bayangkan Romain Bardet Mundur dari Tour de France

David Douillet pun mengritik situasi itu.

Sosok yang pernah menjadi Menteri Olahraga Prancis pada tahun 2011-2012 itu menilai penyelenggaraan TdF 2020 memiliki risiko yang sangat tinggi.

Bahkan lebih besar ketimbang kerugian materi andai TdF tahun ini ditunda atau dibatalkan.

"Kalau Prancis punya perangkat yang memadai untuk memastikan pembalap dan penonton bisa dites dan hasilnya negatif, silakan lanjutkan Tour de France. Namun, kemungkinan itu sangat kecil," kata Douillet, dikutip BolaSport.com dari Japan Times.

"Saat ini, virus corona belum ada vaksinnya dan banyak orang meninggal," tutur dia melanjutkan.



Editor : Diya Farida Purnawangsuni
Sumber : Japan Times

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X