Alasan Toni Kroos Tolak Kebijakan Potong Gaji Pemain Akibat COVID-19

By Raka Kisdiyatma Galih - Rabu, 8 April 2020 | 09:00 WIB
Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, merayakan gol yang dicetak ke gawang Valencia dalam laga semifinal Piala Super Spanyol di Stadion King Abdullah Sports City, Rabu (8/1/2020).
TWITTER.COM/REALMADRIDEN
Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, merayakan gol yang dicetak ke gawang Valencia dalam laga semifinal Piala Super Spanyol di Stadion King Abdullah Sports City, Rabu (8/1/2020).

BOLASPORT.COM - Merebaknya penyakit virus corona atau COVID-19 di seluruh dunia membuat mayoritas kompetisi sepak bola terpaksa dihentikan untuk sementara waktu.

Akibat ditangguhkannya kompetisi sepak bola, pendapatan klub menjadi berkurang.

Alhasil beberapa tim membuat kebijakan untuk memangkas gaji para pemainnya guna mengurangi pengeluaran.

Langkah tersebut ternyata tak sepenuhnya disetujui para pemain.

Salah satu pemain yang tak setuju dengan kebijakan tersebut adalah gelandang milik Real Madrid, Toni Kroos.

Walau Los Blancos saat ini masih belum menerapkan langkah potong gaji, tetapi pemain gelandang timnas Jerman itu merasa prihatin dengan pemain lain yang harus merasakan kebijakan tersebut.

Baca Juga: Legenda Liverpool: Kiper Masa Depan Man United Lebih Hebat dari Alisson Becker

Sebelumnya, rival Real Madrid, Barcelona, telah memberlakukan kebijakan pemotongan gaji kepada para pemainnya sebesar 70 persen.

Dikutip BolaSport.com dari Daily Mail, Rabu (8/4/2020), Kroos berpendapat pemotongan gaji hanya akan menguntungkan para pemilik klub yang sudah kaya raya.



Editor : Septian Tambunan
Sumber : Daily Mail

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X