Jika Jadi Bos Yamaha, Orang Ini Akan Biarkan Valentino Rossi di Tim Pabrikan

By Agung Kurniawan - Selasa, 4 Agustus 2020 | 19:40 WIB
Aksi pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, ketika melakoni sesi latihan bebas ketiga MotoGP Andalusia di Sirkuit Jerez, Spanyol, 25 Juli 2020.
YAMAHA MOTOR RACING SRL
Aksi pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, ketika melakoni sesi latihan bebas ketiga MotoGP Andalusia di Sirkuit Jerez, Spanyol, 25 Juli 2020.

BOLASPORT.COM - Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, tetap akan menampatkan Valentino Rossi di tim pabrikan seandainya dia menjadi salah satu petinggi di Yamaha.

MotoGP 2020 menjadi MotoGP edisi terakhir untuk seorang Valentino Rossi dengan perannya sebagai pembalap di tim pabrikan Yamaha, Monster Energy Yamaha.

Sejak kedatangannya pada musim 2004, Valentino Rossi menjadi bagian dan simbol kesuksesan Yamaha dengan merebut empat dari total tujuh juara dunia di kelas utama.

Penampilan Valentino Rossi dalam beberapa musim terakhir harus mengalami penurunan dan membuatnya terlihat kesulitan untuk bersaing dengan para rider muda.

Baca Juga: Jika Finis 5 Besar di MotoGP Rep Ceska 2020, Rossi Mantap Gabung Petronas SRT

Tak ayal, jika mulai musim depan Yamaha telah mengambil langkah bahwa mereka akan menggantikan posisi rider berjuluk The Doctor itu dengan Fabio Quartararo.

Situasi soal kepastian dan nasib masa depan Valentino Rossi di MotoGP tentu menjadi perbicangan yang hangat dikalangan penggemar bahkan untuk seorang Carlo Pernat sekalipun.

Dalam sebuah kesempatan, Carlo Pernat menyebut dirinya tetap akan membiarkan Valentino Rossi berada di tim pabrikan ketimbang membuangnya ke tim satelit Yamaha, Petronas SRT.

Jika menjadi salah satu petinggi Yamaha, Carlo Pernat akan melakukan hal itu karena untuk menghindari kekisruhan soal kru, terlebih Valentino Rossi merupakan sosok yang loyal dengan para krunya.

Baca Juga: Usai Debat, Bos Yamaha Malah Yakin Valentino Rossi Punya Kans Juarai MotoGP 2020



Editor : Delia Mustikasari
Sumber : gpone

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X