Peraih Perak Olimpiade Minta BAM Lebih Rajin Gelar Turnamen Lokal

By Diya Farida Purnawangsuni - Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:40 WIB
Pasangan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, berpose setelah menjalani laga semifinal Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7/2019).
LARIZA OKY ADISTY/BOLASPORT.COM
Pasangan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, berpose setelah menjalani laga semifinal Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

BOLASPORT.COM - Pebulu tangkis spesialis ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon, meminta Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (Badminton Association of Malaysia/BAM) untuk lebih rajin menggelar turnamen lokal selama BWF menangguhkan penyelenggaraan turnamen World Tour karena pandemi virus Corona alias Covid-19.

Sejak menuntaskan pelaksanaan All England Open 2020 di Birmingham, Inggris, awal Maret lalu, BWF langsung menunda dan membatalkan sejumlah turnamen internasional dalam kalender kompetisi tahun ini.

Kebijakan itu dilakukan BWF seiring dengan meledaknya penyebaran virus Corona di seluruh dunia.

Alhasil, para pemain kini nyaris tak lagi merasakan atmosfer pertandingan yang sesungguhnya.

Merespons fenomena ini, Chan Peng Soon meminta BAM untuk lebih rajin menggelar turnamen bulu tangkis lokal di Malaysia.

Baca Juga: Tatap Olimpiade 2020, Saina Nehwal Mulai Jalani Latihan Terpisah

Sehingga, para pemain --terutama mereka yang berada di jalur kualifikasi Olimpiade-- bisa siap bertanding ketika BWF memulai kembali penghitungan poin kualifikasi.

"Saya tidak melihat ada alasan BAM tidak bisa menggelar turnamen setiap bulan," ucap Chan, dilansir BolaSport.com dari NST.

"Sebagai badan nasional, mereka punya dukungan dari pemerintah, juga sumber daya, fasilitas, dan para ahli untuk menggelar turnamen lebih banyak, sehingga para pemain tidak kehilangan aura berkompetisi."

"Semenjak tidak ada turnamen internasional, BAM tentu bisa menyimpan uang, yang biasanya mereka pakai untuk memberangkatkan pemain ke luar negeri."



Editor : Diya Farida Purnawangsuni
Sumber : NST

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X