Edisi HUT RI 17 Agustus - 5 Klub Eropa yang Lebih Muda dari Indonesia

By Ade Jayadireja - Senin, 17 Agustus 2020 | 09:45 WIB
Pemain RB Leipzig merayakan gol yang dicetak oleh Tyler Adams ke gawang Ateltico Madrid di laga perempat final Liga Champions 2019-2020.
TWITTER.COM/DIEROTENBULLEN
Pemain RB Leipzig merayakan gol yang dicetak oleh Tyler Adams ke gawang Ateltico Madrid di laga perempat final Liga Champions 2019-2020.

BOLASPORT.COM - Sejumlah klub di Eropa berstatus tim muda. Bahkan, usia mereka lebih belia dari Indonesia.

Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 hari ini, Senin (17/8/2020).

Sejak Tanah Air mendeklarasikan kemerdekaan hingga sekarang, bermunculan klub-klub baru di Eropa.

Siapa sajakah mereka?

Berikut ini lima tim yang usianya lebih muda dari Indonesia.

Baca Juga: Ketika Lionel Messi Nyanyikan Lagu Soundtrack Sinetron Indonesia

RB LEIPZIG

Timo Werner mencetak dua gol untuk membawa RB Leipzig menang 2-1 atas Augsburg pada pekan terakhir Bundesliga, Sabtu (27/6/2020).
TWITTER @RBLEIPZIG_EN
Timo Werner mencetak dua gol untuk membawa RB Leipzig menang 2-1 atas Augsburg pada pekan terakhir Bundesliga, Sabtu (27/6/2020).

RB Leipzig eksis sejak 2009 alias 11 tahun silam.

Tim kontestan Bundesliga itu berdiri dari hasil akuisisi klub SSV Markranstadt.

Berstatus 'anak baru', kiprah Leipzig terbilang luar biasa.

Mereka finis di peringkat ketiga klasemen liga dan tembus semifinal Liga Champions pada musim 2019-2020.

MK DONS

Ilustrasi pemain MK Dons.
TWITTER.COM/MKDONS
Ilustrasi pemain MK Dons.

Pada 2004, jagat sepak bola Inggris menyambut kelahiran tim baru bernama MK Dons.

Mereka sebelumnya menggunakan nama Wimbledon.

Selama 16 tahun berkiprah, pencapaian terbaik MK Dons adalah satu kali menjuarai League Two atau kasta keempat di piramida Liga Inggris.

Bintang Tottenham Hotspur, Dele Alli, merupakan jebolan akademi MK Dons.

Baca Juga: Kalau Saja Ada Jadon Sancho, Man United Pasti Cetak Gol ke Gawang Sevilla

AFC WIMBLEDON

Ilustrasi pemain AFC Wimbledon.
TWITTER.COM/AFCWIMBLEDON
Ilustrasi pemain AFC Wimbledon.

Sekelompok suporter Wimbledon FC memutuskan untuk membuat klub baru pada 2002, diberi nama AFC Wimbledon.

Hal tersebut mereka lakukan sebagai bentuk kekecewaan atas keputusan Federasi Sepak Bola Inggris yang memindahkan Wimbledon FC ke kawasan Milton Keynes.

Saat ini AFC Wimbledon berkompetisi di League One, lapisan ketiga di sepak bola Negeri Ratu Elizabeth II.

PSG

Kiri ke kanan: Trio penyerang PSG, Kylian Mbappe, Mauro Icardi, dan Neymar.
TWITTER.COM/PSG_GOLEADOR
Kiri ke kanan: Trio penyerang PSG, Kylian Mbappe, Mauro Icardi, dan Neymar.

Pada 12 Agustus 1970, Paris Saint-Germain resmi berdiri dari hasil merger antara Paris FC dan Stade Saint-Germain.

Selama 50 tahun berjalan, tim yang dikenal bernama PSG itu menjelma menjadi raksasa Prancis.

Mereka mendominasi sepak bola Negeri Napoleon dengan koleksi sembilan gelar Liga Prancis.

Les Parisiens bahkan empat kali mencatatkan treble domestik.

Untuk musim 2019-2020, PSG berpeluang mengukir quadruple atau raihan empat gelar jika menjuarai Liga Champions.

PSG akan menghadapi RB Leipzig pada laga semifinal.

FC Nordsjaelland

Ilustrasi pemain Nordsjaelland.
TWITTER.COM/NORDSJAELLAND
Ilustrasi pemain Nordsjaelland.

Sama seperti PSG, FC Nordsjaelland merupakan hasil penggabungan dua klub.

FC Nordsjaelland berdiri pada 1991 dari merger Farum Idraets Klub dan Stavnsholt Boldklub.

The Wild Tigers, demikian julukan mereka, bertarung di panggung tertinggi Liga Denmark.

Prestasi terbaik FC Nordsjaelland selama 17 tahun eksis adalah satu kali menjadi juara liga, yakni pada musim 2011-2012.



Editor : Ade Jayadireja
Sumber : BolaSport.com

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X