VIDEO - Neymar Ngadu ke Hakim Garis, Jadi Korban Rasialis

By Ade Jayadireja - Senin, 14 September 2020 | 09:45 WIB
Penyerang Paris Saint-Germain, Neymar, berdebat dengan gelandang Olympique Marseille, Dimitri Payet, dalam laga Liga Prancis di Stadion Parc des Princes, Minggu (13/9/2020).
TWITTER.COM/SKYSPORTS
Penyerang Paris Saint-Germain, Neymar, berdebat dengan gelandang Olympique Marseille, Dimitri Payet, dalam laga Liga Prancis di Stadion Parc des Princes, Minggu (13/9/2020).

BOLASPORT.COM - Neymar mendapat hari sial saat membela Paris Saint-Germain (PSG) menghadapi Olympique Marseille dalam laga pekan kedua Liga Prancis 2020-2021.

Kartu merah Neymar mewarnai kekalahan 0-1 PSG dari Olympique Marseille di Parc des Princes, Minggu (13/9/2020).

Penyerang timnas Brasil itu diusir wasit setelah kedapatan memukul bek lawan, Alvaro Gonzalez.

Tindakan tersebut dilakukan sang bomber bukan tanpa alasan.

Baca Juga: Jefferson Alves Siap Arungi Jadwal Padat Bersama Persik Kediri di Lanjutan Liga 1

Neymar naik pitam setelah mendengar kalimat berbau rasialis meluncur dari mulut pemain rival.

Sebuah tayangan ulang memperlihatkan sikap Neymar selepas menerima kartu merah.

Sembari jalan menuju luar lapangan, Neymar terlihat mengadu kepada hakim garis bahwa dirinya telah menjadi korban rasialis.

Neymar sendiri sudah 'curhat' lewat media sosial terkait insiden dalam duel PSG kontra Marseille.

"Saya ingin melihat tayangan ulang yang memperlihatkan seseorang memanggil saya kera. Saya ingin melihatnya," tulis Neymar di Twitter.

Bicara soal hukuman, ini menjadi kartu merah ketiga dalam karier Neymar di level klub.

Kali terakhir dia menerima pengusiran dari wasit adalah sewaktu menghadapi Bordeaux pada 23 Februari 2020.

Baca Juga: Andrea Pirlo Pemuja Antonio Conte, Juventus Balik ke Formasi 3-5-2



Editor : Ade Jayadireja
Sumber : Mirror

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X