Andai Gajinya Disunat 50 Persen, Gareth Bale Tetap Jadi Pemain Termahal di Tottenham

By Beri Bagja - Kamis, 17 September 2020 | 05:30 WIB
Gareth Bale saat menjalani sesi latihan dengan timnas Wales.
TWITTER.COM/BBCSPORT
Gareth Bale saat menjalani sesi latihan dengan timnas Wales.

BOLASPORT.COM - Negosiasi antara Real Madrid dan Tottenham Hotspur soal transfer Gareth Bale tinggal menyeleraskan kesepakatan perihal gaji sang pemain.

Gareth Bale semakin dekat dengan peluang kembali ke mantan klubnya, Tottenham Hotspur, di bursa transfer musim panas ini.

Ide winger berusia 31 tahun itu pulang ke Inggris sebenarnya muncul ketika Real Madrid dan Spurs membicarakan transfer bek sayap Sergio Reguilon.

Selanjutnya, Bale dikabarkan melakukan kontak dengan petinggi Tottenham dan pelatih Jose Mourinho menyetujui ide deal tersebut.

Dikutip BolaSport.com dari Instagram pakar transfer Fabrizio Romano, Kamis (17/9/2020) dini hari WIB, Real Madrid dan Tottenham kini mendiskusikan detail tentang porsi pembayaran gaji si pemain.

Baca Juga: Spurs Jadi yang Terdepan Gaet Gareth Bale, Jose Mourinho Diklaim Kena Panic Buying

Baca Juga: Gareth Bale Kabur di Tengah Pertandingan Real Madrid

Spurs tak mau membayar upahnya lebih dari 50 persen.

Nominal gaji yang selangit memang menjadi alasan penting kenapa Real Madrid tak kunjung bisa melepas Bale ke klub lain.

Eks pilar Tottenham Hotspur pada 2007-2013 itu mengantongi 500 ribu pounds per pekan atau setara 9,6 miliar rupiah.



Editor : Beri Bagja
Sumber : bbc.co.uk,Instagram,skysports.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X