Rossi Nilai Petronas Tampak Lebih Baik daripada Pabrikan Yamaha

By Delia Mustikasari - Rabu, 25 November 2020 | 16:10 WIB
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, pada balapan GP Portugal di Sirkuit Algavre, Minggu (22/11/2020).
MOTOGP.COM
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, pada balapan GP Portugal di Sirkuit Algavre, Minggu (22/11/2020).

 

BOLASPORT.COM - Pembalap MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, sudah resmi mengakhiri kiprahnya selama 15 tahun bersama pabrikan Yamaha pada GP Portugal di Sirkuit Internasional Algavre, Minggu (22/11/2020).

Musim depan, Valentino Rossi akan menjadi pembalap Petronas Yamaha SRT yang merupakan tim satelit Yamaha.

Valentino Rossi mulai bergabung bersama Yamaha pada 2004-2010. Dia lalu bergabung dengan Ducati pada 2011-2012.

Valentino Rossi kembali ke Yamaha pada 2013-2020.

Baca Juga: Jack Miller: Tanpa Pramac Racing, Saya Cuma Sosok dengan Tanda Tanya

Rossi mencapai banyak kejayaan bersama Yamaha dengan tujuh gelar juara dunia.

"Ini seperti film yang bagus, di mana Anda memiliki bagian pertama dan kedua, indah dan intens. Yamaha adalah bagian penting dari karier saya, tetapi juga dalam hidup saya," kata Valentino Rossi dilansir BolaSport.com dari GPOne.

"Saya  akan merindukan orang-orang di Yamaha seperti mekanik saya, Alex Briggs dan Brent karena situasi teknis saya tidak akan banyak berubah," ucap Rossi.

Setelah MotoGP 2020 resmi berakhir, pembalap berjulukan The Doctor itu bertekad bekerja keras.

"Saya harus bekerja keras untuk diri saya sendiri, terutama untuk meningkatkan kecepatan kualifikasi. Sekarang, ini sangat penting berbicara tentang program," ujar Rossi.



Editor : Delia Mustikasari
Sumber : GPOne.com

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X