Tuhannya AC Milan Bukan Zlatan Ibrahimovic, tetapi Simon Kjaer

By Dwi Widijatmiko - Jumat, 18 Desember 2020 | 07:20 WIB
Bek AC Milan, Simon Kjaer.
TWITTER.COM/TRANSFERNEWSCEN
Bek AC Milan, Simon Kjaer.

BOLASPORT.COM - Kalau mau menyebut satu pemain sebagai "Tuhannya", AC Milan rupanya lebih pas berpaling pada bek Simon Kjaer dan bukan striker Zlatan Ibrahimovic.

Sejak datang pada paruh kedua kompetisi lalu, Zlatan Ibrahimovic langsung mengubah AC Milan.

Zlatan Ibrahimovic mencetak banyak gol, membimbing pemain muda, dan menanamkan mental yang lebih tangguh kepada para pilar AC Milan.

Hasilnya AC Milan hanya kalah sekali dalam berbagai kompetisi sejak sepak bola Italia membuka pintu lockdown pada Maret lalu.

Saat ini tim asuhan Stefano Pioli sedang memimpin klasemen Liga Italia dan lolos ke babak 32 besar Liga Europa sebagai juara grup.

Baca Juga: Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Italia - AS Roma Geser Napoli, Tempel Ketat Posisi Juventus

Sesuai karakternya yang sering menunjukkan kepongahan, Zlatan Ibrahimovic pun kerap menyebut dirinya sebagai "Tuhannya" AC Milan yang sedang on-fire ini.

Namun, AC Milan saat ini sedang tersendat dengan hanya meraih hasil imbang dalam dua laga terakhir di Liga Italia menghadapi Parma dan Genoa.

Hasil-hasil minor ini lantas dikaitkan dengan absennya Ibra karena mengalami cedera.

Akan tetapi, menyatakan AC Milan tergantung pada Ibrahimovic kurang tepat.

Nyatanya, pada 2020, ketika tidak memainkan Ibrahimovic, AC Milan masih mampu meraih 11 kemenangan dan 5 hasil imbang.

AC Milan bahkan meraih rata-rata poin di Liga Italia sedikit lebih tinggi ketika tidak memainkan Ibra.

Dengan Ibrahimovic di dalam tim, AC Milan meraih rata-rata 2,37 poin per pertandingan.

Tanpa Ibra, AC Milan malah mendapatkan rata-rata 2,5 gol per pertandingan.

Baca Juga:  The Best FIFA Football Award 2020, Son Heung-Min Menang Puskas Award, Jurgen Klopp Pelatih Terbaik 

Sky Sport Italia membuat analisis performa AC Milan dan ternyata mereka menemukan pemain yang lebih pas disebut sebagai "Tuhannya" Setan Merah.

Orang itu bukan Zlatan Ibrahimovic, melainkan Simon Kjaer.

Seperti Ibra, Kjaer juga absen dalam beberapa pertandingan terakhir karena mengalami cedera.

Sejak Maret, AC Milan memainkan 20 pertandingan dengan Kjaer ada di dalam line-up.

Hasilnya AC Milan mendapatkan rata-rata 2,6 poin per pertandingan dan kebobolan 18 gol atau rata-rata 0,9 gol per laga.

Kjaer absen saat AC Milan ditahan SPAL 2-2, menang 2-1 atas Sampdoria, kemudian diimbangi Parma dan Genoa dengan skor 2-2.

Ketika bek asal Denmark itu tidak bermain, AC Milan hanya meraih rata-rata 1,5 poin per partai dan kebobolan rata-rata 1,75 gol per pertandingan.

Baca Juga: Hantam Sheffield United, Manchester United Masuk Jajaran Tim Langka

Kelihatan bahwa performa AC Milan menjadi lebih buruk hampir dua kali lipat saat Kjaer menghilang dari tim.

Sekarang AC Milan sedang harap-harap cemas menanti kabar kebugaran Zlatan Ibrahimovic dan Simon Kjaer.

Pada Kamis (17/12/2020) pagi, kedua pemain senior AC Milan ini masih berlatih sendiri dan terpisah dari tim.

Akan tetapi, pelatih Stefano Pioli akan membuat keputusan pada Jumat.

AC Milan akan menghadapi dua pertandingan berat pada tutup tahun 2020.

Mereka bertamu ke Sassuolo pada 20 Desember dan menjamu Lazio tiga hari kemudian. 



Editor : Dwi Widijatmiko
Sumber : Sky Sport Italia

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X