Dapat Jatah 178 Vaksin Covid-19 dari Kemenpora, Begini Tanggapan PSSI

By Wila Wildayanti - Selasa, 19 Januari 2021 | 14:10 WIB
Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, memberikan keterangan kepada awak media seusai melepas timnas U-19 Indonesia ke Spanyol di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, 26 Desember 2020.
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, memberikan keterangan kepada awak media seusai melepas timnas U-19 Indonesia ke Spanyol di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, 26 Desember 2020.

BOLASPORT.COM - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan jatah vaksin Covid-19 kepada PSSI sebanyak 178 untuk timnas Indonesia dan ofisial.

Dengan jatah vaksin Covid-19 yang didapatkan tersebut, PSSI pun tetap ingin memberikan apresiasi kepada Kemenpora.

Walaupun dirasa jumlah vaksin yang diterima PSSI tak sesuai permintaan, federasi tetap menghormati Kemenpora.

Sebelumnya PSSI dikabarkan membutuhkan vaksin sebanyak 5000, yang akan digunakan untuk timnas Indonesia, Liga 1, 2, dan juga Liga 3.

Baca Juga: Alasan Kurniawan Dwi Yulianto Datangkan Pemain Indonesia ke Sabah FC

Namun, untuk semua proses permintaan cabang olahraga (cabor) dilakukan oleh Kemenpora dan langsung diberikan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sebelumnya Kemenpora baru mengajukan 17 cabor dan sepak bola belum termasuk prioritas.

Namun akhirnya Senin (18/1/2021), permintaan vaksin kembali diajukan untuk timnas U-16, U-19, U-22, dan senior Indonesia.

Sebanyak 178 vaksin Covid-19 dari Kemenpora itu disinyalir tak akan cukup jika untuk semua timnas Indonesia, ditambah lagi untuk pelatih hingga ofisial.

Meski begitu, pelaksana tugas (plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan bahwa pihaknya tetap bersyukur dan mengapresiasi bantuan dari Kemenpora.

Baca Juga: Thailand Open II 2021 - Rival Adu Tengil Marcus/Kevin Dapat Kemenangan Hibah dari Raja Superseries



Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X