Prihatin dengan Pemain dan Pelatih, PSIS Semarang Persilakan Terima Tawaran Klub Luar

By Ibnu Shiddiq NF - Selasa, 19 Januari 2021 | 20:15 WIB
Kapten PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto, usai mencetak gol ke gawang Arema FC, Sabtu (14/3/2020)
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SAPUTRA
Kapten PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto, usai mencetak gol ke gawang Arema FC, Sabtu (14/3/2020)

BOLASPORT.COM - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mulai mempertimbangkan opsi untuk melepas para pemain dan pelatihnya.

Manajemen Laskar Mahesa Jenar sejatinya berkomitmen mempertahankan skuad musim ini meski kompetisi masih abu-abu.

Meski begitu, Yoyok memahami betul kondisi saat ini sangat berdampak besar bagi penghasilan para pemain, ofisial maupun pelatih.

Untuk itu, Yoyok sangat mendukung pemain maupun pelatih menjajal peruntungan di kompetisi luar negeri.

Baca Juga: Pulang dari TC di Spanyol, Gelandang Timnas U-19 Indonesia Dapat Bekal Berharga

"Pemain, official, pelatih. kita sudah tawarkan kalau memang untuk memperbaiki kesejahteraannya saya persilahkan untuk mengikuti kompetisi di luar negeri atau ke klub lain. Tapi sampai sekarang belum ada pemain yang menyatakan mundur," ungkap Yoyok dikutip dari Tribun Jateng, Senin (18/1/2021).

Yoyok menyebut bahwa hingga saat ini belum ada anggota tim yang meminta mundur, termasuk empat pemain asing dan pelatih Dragan Djukanovic.

Padahal, Dragan Djukanovic sebelumnya banyak dilirik klub asal Malaysia dan India, namun malah ditolak.

"Tapi kalau keinginan klub luar negeri meminati pelatih asing dan pemain kita itu cukup banyak. Bahkan terakhir Dragan bilang kalau baru saja nolak tiga klub," katanya.

Lebih lanjut, Yoyok mengakui keuangan klub saat ini juga tak memungkinkan menggaji para pemain atau bahkan menegosiasi kontrak baru.



Editor : Metta Rahma Melati
Sumber : Tribun Jateng

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X