Ketua Umum KONI Harap Semua Pihak Belajar dari Thailand

By Wila Wildayanti - Rabu, 20 Januari 2021 | 17:30 WIB
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Marciano Norman, dalam kunjungannya ke Kantor Tribun Network, Jakarta Barat, Rabu (20/1/2021).
WILA WILDAYANTI/BOLASPORT.COM
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Marciano Norman, dalam kunjungannya ke Kantor Tribun Network, Jakarta Barat, Rabu (20/1/2021).

BOLASPORT.COM - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Marciano Norman, meminta agar semua pihak belajar dari Thailand dan negara lain demi bisa menggelar kembali Liga 1 2021.

Sebagai Ketua Umum KONI, Marciano Norman berusaha mencari jalan keluar agar kompetisi-kompetisi di Indonesia dapat kembali digelar khususnya Liga 1.

Mantan Kepala Badan Intelejen Nasional (BIN) tersebut menyatakan bahwa dalam kondisi pandemi Covid-19 ini harus mencari jalan keluarnya.

Marciano berharap semua pihak tak hanya terjebak dalam penundaan dan pembatalan penyelenggaraan event karena tahun 2020 sudah cukup menjadi tahun kelam tanpa kompetisi.

Baca Juga: PSMS Medan Tak Masalah Kompetisi Nanti Tanpa Degradasi Tapi...

Menurutnya 2021 kompetisi harus dimulai kembali karena harus terus mencetak generasi juga.

Namun, agenda besar Piala Dunia U-20 yang dijadwalkan berlangsung Juni mendatang juga telah batal.

"PSSI dan Kemenpora dapat menerima keputusan FIFA itu dengan baik. Tentu saja sekarang kita harus konsolidasi lagi dengan pembinaan atlet-atlet muda kita tidak boleh berhenti dan harus terus berjalan kompetisinya," kata Marciano Norman kepada awak media termasuk BolaSport.com di Kantor Tribunnews, Jakarta Barat, Rabu (20/1/2021).

Dengan kondisi ini tentu saja Marciano berharap agar Liga 1 dapat bergulir karena tak hanya soal regenerasi, tapi juga terkait sumber kehidupan pemain hingga pelatih.



Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X