Valentino Rossi Desak Yamaha Tak Main-main Lagi dengan Tim Penguji

By Agung Kurniawan - Jumat, 22 Januari 2021 | 16:45 WIB
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, ketika melakoni sesi latihan bebas pertama MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, 20 November 2020.
YAMAHA MOTOR RACING SRL
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, ketika melakoni sesi latihan bebas pertama MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, 20 November 2020.

BOLASPORT.COM - Pembalap gaek MotoGP, Valentino Rossi, meminta kepada Yamaha untuk lebih serius lagi dengan pengembangan motor YZR-M1.

Valentino Rossi memberikan sorotan tajam terkait hasil minor yang diraihnya dalam beberapa musim terakhir di MotoGP.

Pada MotoGP 2020, Valentino Rossi bahkan terdampar di peringkat ke-15 pada klasemen akhir setelah berbagai masalah yang menimpa sepanjang musim.

Berbagai keluhan telah diutarakan Valentino Rossi kepada Yamaha untuk membenahi motor M1, terutama dalam top speed dan grip ban belakang.

Baca Juga: Bos Yamaha Berjanji, Valentino Rossi Tetap Kawal Pengembangan Motor

Namun, Yamaha masih bergulat dengan masalah yang sama.

Pada MotoGP 2020 pabrikan Iwata memang mampu tampil dominan, tetapi sekalinya kondisi tidak cocok, Rossi dkk. bakal kesusahan untuk sekadar finis di posisi 10 besar.

Perbaikan dalam pengembangan motor YZR-M1 menjadi harapan Rossi agar Yamaha bisa kembali bersaing dalam perburuan gelar.

Seperti yang diketahui, pabrikan Iwata kurang aktif dalam melakukan uji coba pada 2020 meski telah merekrut pembalalap juara, Jorge Lorenzo, sebagai test rider.

Baca Juga: Yamaha Nilai Pindahnya Rossi ke Tim Satelit Tidak Banyak Ubah Cara Kembangkan Motor MotoGP



Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X