Pelatih PSS Sleman Nilai Banyak Tim Belum Maksimal di Seri Pertama Liga 1 2021 karena Hal Ini

By Lukman Adhi Kurniawan - Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:45 WIB
Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, sedang memberikan intruksi kepada para pemainnya dalam laga pekan pertama Liga 1 2021 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, 5 September 2021.
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, sedang memberikan intruksi kepada para pemainnya dalam laga pekan pertama Liga 1 2021 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, 5 September 2021.

BOLASPORT.COM - Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, menilai masalah fisik dan adaptasi menjadi penyebab timnya tampil kurang maksimal pada seri pertama Liga 1 2021.

PSS Sleman mendapatkan kemenangan kedua saat mereka bertanding melawan Barito Putera pada pekan ketujuh Liga 1 2021.

Pada pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Manahan, Solo, pada Jumat (15/10/2021), mereka berhasil menang 3-2 atas Laskar Antasari.

Kemenangan ini menjadi angin segar setelah Irkham Mila dkk. mendapatkan hasil minor pada penampilan mereka di seri pertama Liga 1.

Tercatat, dari 6 pertandingan di seri pertama Liga 1PSS Sleman hanya bisa meraih 1 kemenangan, 2 kali imbang, dan 3 kali kalah.

Baca Juga: Thomas Cup 2020 - Dulu Jadi Cita-cita, Sekarang Fajar Alfian Bawa Indonesia ke Final

Melihat performa tim yang kurang maksimal pada seri pertama, pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, mengaku jika kompetisi Liga 1 2021 berjalan lebih berat.

Menurutnya, setelah setahun lebih tanpa kompetisi, semua tim harus cepat beradaptasi dengan sistem bubble dan jadwal kompetisi yang padat.

Hal ini yang membuat beberapa tim bermain kurang maksimal pada seri pertama.



Editor : Dwi Widijatmiko
Sumber : BolaSport.com

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X