Respon PT LIB Terkait Suporter Kecewa Harga Tiket Liga 1 Mahal dan Rencana Bisa Diturunkan

By Wila Wildayanti - Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:30 WIB
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, sedang wawancara eksklusif dengan BolaSport.com pada 19 November 2020
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, sedang wawancara eksklusif dengan BolaSport.com pada 19 November 2020

BOLASPORT.COM - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita berbicara soal harga tiket Liga 1 2021/2022.

Seperti diketahui, PSSI dan PT LIB telah membahas soal Liga 1 yang boleh dihadiri penonton.

Pembahasan itu dilakukan setelah pemerintah memberi lampu hijau untuk Liga 1 yang boleh dihadiri penonton.

Baca Juga: Lawan Persita, Arema FC Siap Pertahankan Rentetan Catatan Kemenangan

Dalam pembahasan kehadiran penonton ke stadion, tentu tak lepas dari harga tiket yang akan dijual nantinya.

PT LIB sebagai operator kompetisi sebelumnya telah mengungkapkan bahwa harga tiket Liga 1 bisa melonjak daripada kompetisi sebelum-sebelumnya.

Baca Juga: Era Paul Pogba di Man United Bakal Berakhir Seiring Hasil Kontra Liverpool

Sebelumnya PT LIB mengungkapkan bahwa harga tiket Liga 1 melonjak hingga Rp 250 sampai yang termahal menyentuh Rp 1 juta.

Dengan kabar itu, tentu saja para suporter sepak bola cukup terkejut karena hal itu bukan hanya naik dua kali lipat,

Baca Juga: Hadapi Arema FC, Persita Siap Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan Milik Singo Edan

Tetapi berkali-kali lipat, sebab sebelumnya harga tiket Liga 1 hanya dibandrol dari Rp 25 ribu hingga Rp 150 ribu.

Akhmad Hadian Lukita sebelumnya mengatakan bahwa harga tiket bisa naik tersebut tentu dengan adanya benefit yang akan didapatkan penonton.



Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X