Arema FC Mengutuk Aksi Tidak Simpatik Terhadap PSS Sleman yang Sedang Berkabung

By Sasongko Dwi Saputro - Sabtu, 6 Agustus 2022 | 10:30 WIB
Pemain Arema FC, Jayus Hariono saat menguasai bola dalam hadangan pemain PSS Sleman pada laga pekan ketiga Liga 1 2022-2023, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Kanjuruhan, Jumat (5/8/2022).
Instagram/@aremafcofficial
Pemain Arema FC, Jayus Hariono saat menguasai bola dalam hadangan pemain PSS Sleman pada laga pekan ketiga Liga 1 2022-2023, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Kanjuruhan, Jumat (5/8/2022).

BOLASPORT.COM - Manajemen Arema FC meminta maaf atas kejadian kurang menyenangkan yang dialami PSS Sleman saat bertandang ke Malang untuk menjalani laga pekan ketiga Liga 1 2022-2023, Jumat (5/8/2022) malam.

Manajemen menegaskan tidak akan pernah membenarkan hal-hal yang menodai dan merusak sportivitas sepak bola.

PSS Sleman diteror petasan sejumlah oknum tak dikenal menjelang pertandingan Arema FC vs PSS Sleman.

Berdasarkan kronologi yang beredar, teror terjadi pada Kamis (7/5/2022) malam, saat seluruh anggota tim sedang beristirahat.


Sebagai tuan rumah, Arema FC pun sangat menyesalkan aksi tidak simpatik yang dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab itu.

"Kami mendapatkan laporan jika ada oknum suporter yang melakukan aksi tidak simpatik di hotel tempat menginap tim PSS Sleman. Jelas hal ini tidak bisa dibenarkan," ungkap Manajer Tim Arema FC, M Ali Rifki.

"Semoga ini adalah kejadian terakhir,” harapnya.

M Ali Rifky semakin menyesalkan insiden tersebut karena PSS Sleman dalam kondisi berduka karena seorang pendukungnya meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Bahkan sebagai bentuk belasungkawa pihak Arema FC sudah merencanakan akan mengenakan pita hitam saat pertandingan berlangsung.



Editor : Bagas Reza Murti
Sumber : Kompas.com

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X