BOLASPORT.COM - VAR menjadi sorotan dalam laga Super League 2025-2026 antara PSBS Biak vs Madura United karena mati di tengah pertandingan.
PSBS Biak baru saja menghadapi Madura United pada pekan ketujuh Super League 2025-2026, Kamis (25/9/2025).
Tuan rumah berjulukan Badai Pasifik hanya bisa memperoleh imbang 0-0 dalam laga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.
Madura United sebenarnya memperoleh hadiah penalti pada menit ke-75 tetapi eksekusi Lulinha melambung tinggi.
Masalahnya, penalti tersebut didapatkan dengan cara kontroversial.
Menginjak menit ke-71, Lulinha merangsek ke kotak penalti lalu dijatuhkan pemain PSBS, Iqbal Hadi.
Posisi jatuh kapten Madura tersebut memang di dalam kotak sehingga wasit Thoriq Alkatiri menunjuk titik putih.
Namun dalam tayangan ulang, terlihat kontak pertama terjadi di luar kotak.
Pemain PSBS segera memprotes keputusan tersebut dan meminta wasit Thoriq untuk meninjau VAR.
Sayangnya, Thoriq tak bisa dibantu VAR karena teknologi tersebut ngadat di tengah pertandingan!
Layar raksasa di stadion mengumumkan VAR dalam kondisi "inactive" atau tidak aktif.
Setelah 5 menit terhenti, pertandingan dilanjutkan dengan penalti yang gagal dieksekusi Lulinha.
Usai pertandingan, BolaSport.com berkesempatan menanyai pelatih PSBS, Divaldo Alves, terkait insiden tersebut.
"Aneh," jawab Divaldo dengan raut jenaka. Andai penalti itu menjadi gol, jawaban Divaldo niscaya lebih pedas.
"Ketika VAR hilang langsung penalti tetapi itu benar ya, itu saja," tambahnya.
Ini adalah insiden memalukan bagi PSSI dan I.League yang membanggakan penerapan VAR di Super League dan kasta kedua Championship.
Andai saja insiden ini terjadi pada laga dengan profil tim lebih besar, hujatan pada operator kompetisi bisa tak tertahankan.
Hasil 0-0 membuat kedua tim tertahan di zona merah.
Madura berada di peringkat 15 dengan 6 poin dan PSBS tepat satu setrip di bawahnya dengan 5 poin.
"Kedua tim belajar bagaimana mereka bermain. Pemain dari Madura dan pemain kami melihat apa yang bisa dilakukan," ungkap Divaldo.
"Beberapa menit terakhir saya coba tim lebih menyerang, ada beberapa peluang gol. Kami sukses untuk mencari peluang tetapi itulah sepak bola, kami akan tetap fight," tandasnya.