Everton, Duri dalam Daging bagi Inggris di Kompetisi Eropa

By Thoriq Az Zuhri Yunus - Jumat, 20 Oktober 2017 | 10:47 WIB
Pemain Everton, Ashley Williams (kiri), terlibat perseteruan dalam partai Liga Europa melawan Olympique Lyon di Goodison Park, Liverpool, 19 Oktober 2017. (OLI SCARFF / AFP)

Everton harus menerima pil pahit ketika takluk dari Olympique Lyon dengan skor 1-2 pada laga lanjutan Liga Europa, Jumat (20/10/2017) dini hari WIB.

Satu gol Ashley Williams untuk Everton (menit ke-69) tak mampu menandingi dua gol Lyon melalui sepakan Nabil Fekir (6') dan Bertrand Traore (75').

Hasil minor ini menambah rekor buruk Everton di Liga Europa musim ini dimana mereka belum pernah menang.

Sebelumnya Everton takluk dari Atalanta (0-3) dan bermain imbang melawan Apollon Limassol (2-2).

(BACA JUGA: Bikin Gempar! Mesut Oezil Ingin Gabung Manchester United dan Reuni dengan Jose Mourinho)

Everton seperti menjadi duri bagi Inggris karena menjadi satu-satunya tim asal Inggris yang belum pernah menang pada laga kompetisi Eropa musim ini.

Lebih buruk lagi, mereka juga menjadi satu-satunya tim asal Inggris yang sudah kalah di Eropa musim ini.

Inggris memiliki tujuh wakil di Eropa musim ini, lima di Liga Champions dan dua di Liga Europa.

Di Liga Champions, Manchester United dan Manchester City sama-sama mencatatkan hasil sempurna dari tiga laga awal.

Chelsea dan Tottenham Hotspurs meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Sedangkan Liverpool tercatat satu kali menang dan dua kali imbang.

(BACA JUGA: 223 Detik yang Beri Warna Kontras Bagi Everton dan Ashley William, Antara Senang dan Sedih)

Wakil Inggris lainnya di Liga Europa, Arsenal, juga punya catatan apik.

Mereka berhasil meraih tiga kemenangan dari tiga laga awal.

Penampilan Everton musim ini memang perlu dipertanyakan.

(BACA JUGA: Mohamed Salah dan Konsep Dewa Pemersatu Bangsa Mesir)

Tim asuhan Ronald Koeman itu sudah kalah enam kali dari 12 laga musim ini di semua ajang.

Enam laga sisanya berakhir dengan tiga kali kemenangan dan tiga kali hasil imbang.

Pertahanan dan lini serang Everton sepertinya sama-sama punya masalah.

Mereka sudah kebobolan 20 gol dari 12 laga, sedagkan lini depan hanya mampu mencetak 10 gol dari 12 laga tersebut.