Tuntutan Shin Tae-young kepada Pemain Timnas Indonesia Untuk Terus Berlari

By Ibnu Shiddiq Nur Fitri - Selasa, 25 Februari 2020 | 17:15 WIB
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong (Muhammad Alif Aziz Mardiansyah/BolaSport.com)

BOLASPORT.COM - Latihan fisik keras dan disiplin merupakan gaya melatih Shin Tae-young yang diterapkan di timnas Indonesia.

Sebelum para pemain timnas Indonesia dikembalikan ke klubnya masing-masing, Shin Tae-young memberikan porsi latihan yang sangat ketat.

Dalam latihannya, para pemain timnas Indonesia didukung menggunakan alat yang didatangkan langsung dari Korea Selatan.

Alat tersebut bernama smart gate yang berguna untuk mengukur speed, agility, dan fitness pemain secara detail.

Baca Juga: Garuda Select Vs Preston North End - Waspadai Kekuatan Fisik Lawan

Di sela-sela latihan, pelatih asal Korea tersebut juga memberikan beberpaa kata motivasi yang bisa menggugah semangat.

"Di Korea, kalau tidak mati lari terus." kata Shin Tae-young dengan tegas.

"Tadi kan sebelumnya sudah dibicarakan, kalau kemarin sudah dibilang main 90 menit harus tidak ada yang kram," ucap Shin dalam video yang dirilis oleh PSSI.

Shin Tae-young juga menambahkan kalau tak ada batasan dalam mencapai titik tertinggi kemampuan.

"Kan sudah dibilang kalau sudah masimal harus dimaksimalin lagi." ucapnya.

Ia juga menegaskan kalau hanya pemain yang mampu mengeluarkan potensinya dengan maksimal.

"Yang berusaha maksimal di lapangan dia yang akan dipilih," ujarnya.

Sebelum benar-benar melepas para pemainnya, pelatih berusia 51 tahun itu juga memberikan pesan untuk memperhatikan apa yang dikonsumsi.

"Ya saya akan minta kepada pemain untuk jaga makan. Jadi untuk makanan yang digoreng tidak boleh sama sekali. harus makan daging, biar ada energinya dan ototnya terbentuk," katanya.

Baca Juga: Selangkah Lagi, Ada Tiga Pemain Indonesia yang Gabung Klub Eropa

Tak hanya itu, ia juga meminta para untuk bisa menjaga kondisi fisik dengan cara latihan tambahan.

"Saya juga minta mereka lakukan latihan pribadi. Jadi walaupun balik ke tim masing-masing, selain latihan tim harus ada latihan pribadi juga," tuturnya mengakhiri.