Takefusa Kubo, Sosok Madridista Sejati Pengagum Lionel Messi

By Bonifasius Anggit Putra Pratama - Senin, 13 April 2020 | 17:15 WIB
Aksi pemain muda Mallorca, Takefusa Kubo, dalma laga melawan Barcelona di Camp Nou, Sabtu (7/12/2019). (TWITTER.COM/MANRII)

BOLASPORT.COM - Pemain muda Real Madrid asal Jepang, Takefusa Kubo, mengakui dirinya adalah Madridista meski  mengagumi megabintang Barcelona, Lionel Messi.

Takefusa Kubo resmi berlabuh ke Real Madrid pada Juni 2019.

Kepindahan Kubo ke Real Madrid sempat menggemparkan banyak pihak lantaran dirinya pernah menimba ilmu di akademi Barcelona, La Masia.

Pada 2015, Kubo dipulangkan ke Jepang dari La Masia lantaran Barcelona melanggar regulasi FIFA soal perekrutan pemain belia.

 Baca Juga: Revolusi Besar-besaran Paris Saint-Germain Setelah Krisis COVID-19

Sejatinya, Blaugrana dapat merekrut Kubo kembali ketika ia berusia 18 tahun.

Akan tetapi, karena mereka tidak menyetujui permintaan sang pemain, maka transfer pun gagal.

Winger kelahiran Kawasaki itu akhirnya menjatuhkan pilihan kepada rival abadi El Barca, Real Madrid.

Kubo tidak lantas bermain reguler bersama Los Blancos pada musim 2019-2020 lantaran menjalani masa peminjaman semusim bersama Real Mallorca.

Bergabung dengan Real Mallorca, Kubo mampu mengemas 3 gol dan 2 assist dari 24 penampilan di Liga Spanyol dengan 13 kali tampil sebagai starter.

Baca Juga: Siapa yang Terbaik Antara Ronaldo dan Messi? Begini Jawaban Gelandang Manchester United

Kelihaiannya dalam menggiring dan menggocek bola di atas lapangan mengingatkan pada sosok megabintang sekaligus kapten Barcelona, Lionel Messi.

Meski kini telah berseragam El Real, Kubo tetap mengakui jika sosok Messi adalah panutannya dalam bermain bola.

"Ketika saya berusia 18 tahun, perwakilan dari Real madrid datang ke Jepang. Saya tersentuh dengan penawaran mereka dan saya memutuskan untuk bergabung," kata Kubo dikutip BolaSport.com dari Diario AS.

"Sejatinya, ada banyak klub yang meminati saya, tetapi saya disarankan untuk tidak buru-buru dalam mengambil keputusan."

Baca Juga: Selama Membela Juventus, Ronaldo Selalu Jadi yang Pertama dalam 2 Hal

"Kini saya merasa bersyukur karena menjadi seorang Madridista."

"Perihal Messi, saya tidak mengetahui secara personal, tetapi ia menjadi referensi banyak pemain muda yang ingin sukses berkarier sebagai pesepakbola dan saat saya muda saya selalu mengamatinya."

"Messi merupakan referensi bagi saya dan bagi pemain lain, terutama pemain yang mengandalkan kaki kiri dan tidak berpostur tinggi."

"Sebagai seorang pesepakbola, saya begitu terobsesi dengan menggiring bola dan mengontrol bola. Saya rasa tidak ada pemain lain yang sehebat Messi dalam hal ini," tutur Kubo menutup pembicaraan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Pada musim 2019-2020 Premier League telah mengikat kontrak dengan Sky Sports sebesar 1,19 miliar poundsterling dan dengan BT Sport sebesar 325 juta poundsterling. Kini Premier League mengancam akan mencabut semua akses informasi ke semua pelatih dan pemain klub jika arahan dari mereka dilanggar oleh Sky Sports dan BT Sport. Sebelumnya, semua klub telah menyetujui untuk menyediakan pelatih diwawancarai Sky Sports dan BT Sport sekali setiap empat minggu dan pemain sekali setiap dua minggu. Premier League melalui emailnya kepada Sky Sports dan BT Sport menyatakan: "Klub-klub menjadi serbasalah jika harus melayani wawancara di tengah situasi pandemi seperti ini sehingga kita harus mengikuti aturan". Premier League menegaskan Sky Sports dan BT Sports harus menghindari menanyakan implikasi pandemi virus corona terhadap kompetisi dan kontrak pemain. #premierleague #ligainggris #superballid #bolastylo #gridnetwork #dirumahaja

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on