Kiper Badak Lampung Almarhum Daryono Belum Lama jadi Seorang Ayah

By Wila Wildayanti - Senin, 9 November 2020 | 15:45 WIB
Kiper pelapis Persija Jakarta, Daryono, tampil memukau pada laga kontra Persipura Jayapura. (MEDIA PERSIJA JAKARTA)

BOLASPORT.COM - Kabar duka meninggalnya penjaga gawang Badak Lampung FC, Daryono, menyelimuti keluarga dan juga para pecinta sepak bola Indonesia.

Pemain yang bergabung dengan Badak Lampung tersebut dinyatakan meninggal dunia Senin (9/11/2020), pukul 04.30 WIB di RS Angkatan Laut Jakarta Pusat.

Daryono meninggal dunia setelah menjalani perawatan hampir satu bulan karena menderita penyakit demam berdarah (DBD).

Manajer Badak Lampung, Dani Aulia menceritakan kronologinya, bahwa pemain berusia 26 tahun tersebut sebelumnya terkena DBD saat di Lampung.

Baca Juga: Almarhum Daryono, Kiper Terbaik Badak Lampung yang Humoris

Daryono melakukan perawatan di Lampung sejak awal Oktober lalu, tetapi karena kondisinya semaki kritis akhirnya ia dibawa ke Jakarta.

Hal itu sesuai dengan saran dari keluarga agar Daryono melakukan perawatan di Jakarta.

"Kurang lebih satu bulan ia menjalani perawatan, karena waktu itu pertama masuk RS pada 11 Oktober 2020," kata Dani Aulia sebagaimana dilansir BolaSport.com dari laman Lampung TribunNews, Senin (8/11/2020).

Selama menjalani perawatan di rumah sakit, Daryono kabarnya sempat menunjukkan perkembangan bahwa beberapa hari semakin membaik.

Tapi, Minggu, 8 November 2020 malam WIB, ia mulai drop hingga terakhir ia menghembuskan nafas terakhirnya pukul 04.30 WIB, Senin (9/11/2020).

Meninggalnya mantan pemain Persija Jakarta tersebut tentu saja sebagai pukulan terbesar bagi keluarganya.

Apalagi untuk almarhum istrinya, Lisatria Monikha yang baru saja melahirkan anak pertama Daryono.

Bahkan Daryono juga baru menjadi sosok seorang ayah untuk putranya yang baru lahir seminggu lalu bernama Altair Fatahillah.

Dani Aulia mengatakan bahwa kelahiran putra pertama Daryono itu juga di RS yang sama tepat pemain asal Semarang itu meninggal.

"Iya Daryono sudah menikah. Bahkan kebetulan seminggu yang lalu anaknya lahir," ujar Dani Aulia.

"Istrinya melahirkan di Rumah Sakit yang sama tempat Daryono di rawat sebelum meninggal dunia, yakni di Jakarta," tuturnya.

Selain turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan, pihak manajemen Badak Lampung pun tak lupa mewakili Almarhum Daryono.

Baca Juga: 4 Pemain Borneo FC Dipanggil Timnas U-19 Indonesia, Asisten Pelatih Berikan Nasihat

Pihak manajemen mewakili ALm Daryono meminta maaf apabila ia memiliki kesalahan ataupun khilaf yang pernah dilakukan selama ini.

Manusia tempatnya salah, dan Dani juga meminta agar seluruh pecinta sepak bola Indonesia tak lupa menyelipkan doa untuk Daryono agar ia meninggal dalam keadaan khusnul Khotimah.

"Untuk beliau mudah-mudahan husul khotimash dan untuk keluarga yang ditinggalkan pun semoga diberikan ketabahan," katanya.