Bos Persebaya dan Walkot Surabaya Sambut Sejarah Baru Laga Perdana dengan Suporter setelah Covid-19

By Sasongko - Minggu, 22 Mei 2022 | 17:30 WIB
Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda. (ABDUL MAJID/TRIBUNNEWS.COM)

BOLASPORT.COM - Wali Kota Surabaya dan Presiden Klub Persebaya gembira soal sejarah baru laga perdana dengan penonton setelah Covid-19.

Laga bertajuk Surabaya 729 Game antara Persebaya Surabaya melawan Persis Solo jadi sejarah baru di kancah persepakbolaan Indonesia.

Meski hanya bertajuk eksibisi, pertandingan kedua tim jadi yang pertama dengan penonton setelah pandemi Covid-19.

Sejak Liga 1 musim 2020 dihentikan setelah pekan ketiga, kompetisi dihentikan oleh PT. LIB karena pandemi Covid-19.

Meski sejak September 2021, Liga 1 kembali digelar, namun PT LIB selaku operator melangsungkan kompetisi tanpa suporter dengan sistem series.

Karena itu, Presiden Klub Persebaya Surabaya, Azrul Ananda bangga jadi bagian sejarah baru sepak bola Indonesia yang terjadi sore ini.

"Sejarah akan mencatat pertandingan pertama setelah pandemi dengan penonton ada di Surabaya," ujar Azrul Ananda sebelum laga Persebaya Surabaya melawan Persis Solo digelar.

Senada dengan Sang Presiden, Wali Kota Persebaya, Eri Cahyadi juga senang Kota Surabaya dipercaya melaksanakan pertandingan dengan suporter.

Dirinya langsung mengapresiasi Warga Kota Surabaya atas izin pertandingan dengan suporter tersebut.

"Hari ini kita membuka sejarah, pertandingan sepak bola pertama kali setelah Covid-19," ujar Eri Cahyadi dalam sambutannya dalam laga Persebaya lawan Persis Solo.

Baca Juga: Persebaya Vs Persis - Jackson F Tiago Jamin Debut Samsul Arif, Aji Santoso Turunkan Satu Pemain Asing

"Meski masih ada level 1 dan ada penonton. Dan yang diberikan ijin adalah Surabaya dan warga Surabaya," ujarnya.

Pertandingan bertajuk Surabaya 729 Game dilangsungkan untuk merayakan ulang tahun Kota Surabaya ke-729.

Selain untuk merayakan ulang tahun Kota Surabaya, pertandingan ini bakal jadi test event untuk pelaksanaan Piala Dunia U-20 2023.

Sebagai informasi, Kota Surabaya jadi salah satu dari enam kota penyelenggaraan kompetisi paling bergengsi di level junior itu.