Mantan Pembalap MotoGP Nilai Enea Bastianini Bakal Guncang MotoGP 2023

By Wawan Saputra - Sabtu, 18 Maret 2023 | 23:15 WIB
Pembalap Ducati Lenovo, Enea Bastianini, pada tes MotoGP Valencia 2022 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Selasa (8/11/2022) (MOTOGP.COM)

BOLASPORT.COM - Mantan pembalap MotoGP, Keith Huewen, mengatakan bahwa jika Enea Bastianini bakal mengguncang MotoGP 2023.

Enea Bastianini akan menjadi salah satu pembalap yang bakal jadi sorotan pada gelaran MotoGP 2023.

Hal tersebut sebenarnya tidak terlepas dari performa apiknya pada MotoGP tahun lalu. 

Bersama Gresini Racing, Bastianini berhasil menyudahi musim 2022 dengan menempati peringkat ketiga di klasemen akhir.

Tahun ini dia diprediksi bakal tampil lebih garang setelah menjadi bagian dari tim pabrikan menemani Francesco Bagnaia.

Apalagi, dari dua sesi tes pramusim pembalap berkebangsaan Italia itu tampil cukup baik.

Pada tes Pramusim MotoGP Portimao 2023 yang digelar pada 11-12 Maret lalu dia menghuni peringkat keenam dari 22 pembalap.

Dia hanya terpaut 0,405 detik dari rekan satu timnya yang keluar sebagai pembalap tercepat.

Hal itu yang membuat mantan pembalap berkebangsaan Inggris, Keith Huewen berpendapat bahwa Bastianini bakal jadi ancaman pada MotoGP 2023.

Baca Juga: Hubungan Honda dan Marc Marquez Terancam Hancur karena Alex Marquez

Apalagi, tahun ini balapan akan lebih panjang setelah adanya penambahan sprint race.

"Bastianini masih akan mengguncang perahu, itu sedang terjadi, jangan khawatir!" ucap Huewen dikutip BolaSport.com dari Crash.

"Saya pikir dengan 42 balapan, jalan kita masih panjang, Anda mungkin tidak memiliki awal musim yang paling tajam."

"Tetapi, ketika Anda memiliki 42 balapan meski beberapa di antaranya hanya setengah poin akan ada banyak waktu untuk kembali."

Dengan balapan yang panjang dan ada banyak poin yang bisa diperebutkan akan jadi keuntungan tersendiri bagi para pembalap.

Bukan tidak mungkin mereka bisa bangkit meski cukup kesulitan pada awal musim.

Baca Juga: Dari Rossi Vs Hayden ke Beethoven, Kepahlawanan Pembalap dalam Nada Saat Tema Baru MotoGP Diluncurkan

Huewen memberikan contoh tahun lalu, di mana Bagnaia yang tertinggal 91 poin bisa mengejar meski hanya ada 21 balapan.

Bahkan dia mampu membalikkan keadaan dan membuat Fabio Quartararo yang awalnya memimpin harus puas menjadi runner-up.

"Bahkan tahun lalu, dengan 21 balapan, siapa yang mengira Bagnaia bisa bangkit dari defisit 91 poin?" ucap Huewen.

"Tahun ini ada peluang nyata untuk mengubah musim Anda setelah awal yang sulit."

"Atau mengacaukan keunggulan kejuaraan hanya ketika Anda berpikir Anda telah memenangkannya!"

Baca Juga: Curhat Marc Marquez, Butuh 30 Tahun untuk Bicara dengan Valentino Rossi Lagi