Baca berita tanpa iklan. Gabung Bolasport.com+

Andai Kalah di Final Piala Dunia 2018, Prancis Catatkan Rekor Kegagalan Dobel

By Beri Bagja - Minggu, 15 Juli 2018 | 20:04 WIB
Ekspresi lesu Paul Pogba dan rekan setimnya di skuat Prancis seusai dikalahkan Portugal pada final Piala Eropa di Stade de France, Saint-Denis, 10 Juli 2016.
FRANCK FIFE / AFP
Ekspresi lesu Paul Pogba dan rekan setimnya di skuat Prancis seusai dikalahkan Portugal pada final Piala Eropa di Stade de France, Saint-Denis, 10 Juli 2016.

Timnas Prancis dan Kroasia akan beradu dalam laga final Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (15/7/2018) pukul 22.00 WIB.

Khusus bagi Prancis, mereka bakal berada dalam garis tipis antara sejarah yang fantastis atau kegagalan yang amat menyakitkan.

Jika sukses menaklukkan Kroasia, Les Bleus akan merengkuh gelar kedua di Piala Dunia setelah memenangi trofi pertama tepat 20 tahun silam.

Sebaliknya, andai ditekuk Kroasia, Prancis bakal tercoreng rekor buruk akibat kegagalan menjadi juara pada dua partai final beruntun di turnamen akbar.

Dua tahun silam, pasukan Didier Deschamps dikalahkan timnas Portugal 0-1 di final Piala Eropa 2016.

Kini, Paul Pogba cs mencoba mencari penebusan akibat kekalahan menyakitkan tersebut.

(Baca juga: Perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2018 Mirip Jerman 2002, dari Lubang Jarum hingga Final)

Masalahnya, kalau sampai kejadian kalah di Luzhniki nanti, Prancis akan menjadi tim pertama yang takluk pada final Piala Eropa dan Piala Dunia secara beruntun dalam waktu jeda dua tahun.

Rekor buruk tersebut berlaku sepanjang sejarah yang melibatkan tim-tim Eropa.

Andai hal itu benar terjadi, timnas Prancis asuhan Deschamps akan mendapatkan hasil bertolak belakang dengan skuat Les Bleus di era kejayaan generasi 1998-2000.

Ketika itu, Prancis mampu memenangi dua partai final turnamen besar secara beruntun di Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

Karena itu, Deschamps tak mau pasukannya terfokus kepada hasil-hasil gemilang ataupun kegagalan di masa lalu.

"Kami hanya menatap pertandingan di depan mata melawan Kroasia," kata sang pelatih, dikutip BolaSport.com dari BBC.

"Tim tak boleh mengulangi kesalahan di final Piala Eropa dua tahun lalu dan tak boleh juga terbuai kesuksesan juara dunia 20 tahun silam," ujar kapten Les Bleus saat memenangi Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.


Editor : Beri Bagja
Sumber : BolaSport.com, Bbc.com

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Klasemen

Klub
D
P
1
Man City
38
91
2
Arsenal
38
89
3
Liverpool
38
82
4
Aston Villa
38
68
5
Tottenham
38
66
6
Chelsea
38
63
7
Newcastle
38
60
8
Man United
38
60
9
West Ham
38
52
10
Crystal Palace
38
49
Klub
D
P
1
Borneo
32
70
2
Persib
32
59
3
Bali United
33
58
4
Madura United
32
53
5
PSIS Semarang
32
50
6
Dewa United
32
50
7
Persik
33
48
8
Persis
32
47
9
Barito Putera
32
43
10
Persija Jakarta
32
42
Klub
D
P
1
Real Madrid
38
95
2
Barcelona
38
85
3
Girona
38
81
4
Atlético Madrid
38
76
5
Athletic Club
38
68
6
Real Sociedad
38
60
7
Real Betis
38
57
8
Villarreal
38
53
9
Valencia
38
49
10
Alavés
38
46
Klub
D
P
1
Inter
38
94
2
Milan
38
75
3
Juventus
38
71
4
Atalanta
38
69
5
Bologna
38
68
6
Roma
38
63
7
Lazio
38
61
8
Fiorentina
38
60
9
Torino
38
53
10
Napoli
38
53
Pos
Pembalap
Poin
1
F. Bagnaia
467
2
J. Martin
428
3
M. Bezzecchi
329
4
B. Binder
293
5
J. Zarco
225
6
A. Espargaro
206
7
M. Viñales
204
8
L. Marini
201
9
A. Marquez
177
10
F. Quartararo
172
Close Ads X