Tak Sesederhana Kelihatannya, Ini Jalan Panjang Menuju Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI

By Irfa Ulwan - Rabu, 20 Februari 2019 | 14:09 WIB
Edy Rahmayadi (kiri) menyerahkan bendera organisasi PSSI kepada Joko Driyono dalam Kongres Tahunan PSSI. Dalam Perjalanannya, Adegan Itu Menjadi Cikal Bakal Rencana Menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) Beberapa Waktu ke Depan
ANTARA FOTO
Edy Rahmayadi (kiri) menyerahkan bendera organisasi PSSI kepada Joko Driyono dalam Kongres Tahunan PSSI. Dalam Perjalanannya, Adegan Itu Menjadi Cikal Bakal Rencana Menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) Beberapa Waktu ke Depan

Kemudian, Komite Pemilihan dan Komite Bandung Pemilihan juga disahkan dalam KLB tersebut.

Agum Gumelar ditunjuk sebagai Ketua Komite Pemilihan, sementara Erick Thohir menjadi Ketua Komite Banding.

Baca Juga : Urgensi Persib Datangkan 2-3 Pemain Baru, Ezechiel Jadi Patokan

Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, tatkala diwawancarai secara ekslusif oleh Kompas.com.
KOMPAS.COM
Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, tatkala diwawancarai secara ekslusif oleh Kompas.com.

Dalam perjalanannya, KLB PSSI di Ancol tersebut pun bermuara dengan naiknya Edy Rahmayadi ke tampuk kepemimpinan PSSI.

Sebelum pada akhirnya Edy Rahmayadi meletakkan jabatannya dalam Kongres Tahunan PSSI di Bali, hampir tiga tahun kemudian, atau 20 Januari 2019.

Kini, kasus yang menjerat Joko Driyono kembali menjadi awal mula dari siklus permusyawaratan federasi sepak bola Indonesia ini.

Jokdri yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus perusakan barang bukti pengaturan skor semakin menguatkan desakan untuk melakukan perubahan.

Meski pada prakteknya, tak ada Kelompok 85 seperti yang terjadi tiga tahun silam di balik rencana KLB ini.

Baca Juga : Angin Segar bagi Sriwijaya FC, Satu BUMN Dipastikan Ambil Alih Tim



Editor : Taufan Bara Mukti
Sumber : berbagai sumber

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X