Perbincangan 30 Detik Guardiola dan Gelandang Manchester United

By Ade Jayadireja - Senin, 9 Desember 2019 | 20:00 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, dalam laga kontra Liverpool di Anfield pada Minggu (10/11/2019).
TWITTER.COM/OPTAJOE
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, dalam laga kontra Liverpool di Anfield pada Minggu (10/11/2019).

BOLASPORT.COM - Dukungan morel diberikan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, kepada Fred atas insiden pada pekan ke-16 Liga Inggris 2019-2020.

Fred menjadi objek pelecehan rasialis saat Manchester United memetik kemenangan 2-1 di kandang Manchester City, Etihad Stadium, Sabtu (7/12/2019).

"Sayangnya, kami masih berada dalam masyarakat terbelakang. Sayang sekali kami masih harus hidup dengan hal tersebut pada 2019," kata pemain asal Brasil itu mengenai kejadian di markas tetangga.

Baca Juga: Kuliti Kelebihan, Pelatih Vietnam: Saya Tidak Setuju Anggapan Pemain Indonesia Miliki Cara Main Keras

Meski berada di kubu berseberangan, Pep Guardiola tetap menunjukkan kepedulian.

Selepas pertandingan, menurut laporan Express yang dikutip BolaSport.com, Guardiola bicara empat mata dengan Fred guna memberikan semangat.

Perbincangan mereka berdua berlangsung singkat selama 30 detik.

Sehari setelah derbi Manchester, polisi menangkap seorang pria yang diyakini memperlihatkan gesture yang menirukan monyet kepada Fred.

Baca Juga: Berita Timnas - Rapor Indonesia dan Vietnam hingga Nazar Indra Sjafri

Baca Juga: VIDEO - Terlampau Dahsyat, Dampak Pukulan Petarung UFC Ini Bikin Alistair Overeem Terpaksa Lakukan Operasi Plastik

Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan dari pihak City.

"Seorang pria ditangkap setelah video yang diunggah di media sosial menunjukkan seorang suporter melakukan gestur rasialis dalam laga Manchester City vs Manchester United di Etihad Stadium kemarin," demikian bunyi pernyataan resmi kepolisian setempat.

Terlepas dari kasus rasialis, kekalahan dari United membuat City terpaut 14 poin dari Liverpool selaku pemuncak klasemen.

Sepanjang sejarah Liga Inggris, tak ada tim yang menuntaskan musim sebagai juara setelah tertinggal angka sebanyak itu dari pemuncak klasemen.



Editor : Beri Bagja
Sumber : Express

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X