Derita Pelatih Deontay Wilder Usai Kalah dari Tyson Fury: Dibuat Menangis dan Terancam Dipecat

By Ardhianto Wahyu Indraputra - Sabtu, 29 Februari 2020 | 07:30 WIB
Mulut petinju kelas berat, Deontay Wilder (kanan), berdarah setelah menerima pukulan dari Tyson Fury dalam pertandingan di MGM Grand Garden Arena, Nevada, Amerika Serikat, 22 Februari 2020.
TWITTER.COM/BLEACHERREPORT
Mulut petinju kelas berat, Deontay Wilder (kanan), berdarah setelah menerima pukulan dari Tyson Fury dalam pertandingan di MGM Grand Garden Arena, Nevada, Amerika Serikat, 22 Februari 2020.

BOLASPORT.COM - Deontay Wilder dikabarkan telah membuat pelatihnya menangis setelah dipaksa takluk secara TKO dari Tyson Fury.

Pil pahit ditelan Deontay Wilder tatkala tumbang dari Tyson Fury dalam pertarungan di MGM Grand Garden Arena, Nevada, Amerika Serikat (28/2/2020).

Wilder yang dijagokan menang KO justru dipaksa menyerah dari Fury. Jawara tinju kelas berat asal Negeri Paman Sam itu bahkan dipukul hingga terjatuh pada ronde 3 dan 5.

Fury memang sukses membuat Wilder terpojok sejak awal pertandingan. Utamanya selepas pukulan telak yang membuat Wilder rubuh untuk kali pertama.

Melihat Wilder tak berdaya ditekan oleh Fury, Mark Breland yang menjadi pelatih berinisiatif melempar handuk pada ronde tujuh untuk mengakhiri laga.

Malang bagi Breland, keputusannya itu justru membuat Wilder kesal.

Mantan petinju Spencer Fearon mengklaim bahwa Wilder melarang Breland masuk ke ruang ganti selepas sabuk juara dunia WBC miliknya pindah ke tangan Fury.

"Mark Breland menangis di luar ruang ganti," kata Fearon kepada PepTalkUK. "Dia menangis karena orang itu berkata dia tidak boleh masuk ke ruang ganti."

Baca Juga: Wilder KO, Ayah Tyson Fury Nyaris Menang Taruhan Rp1,8 Miliar atas Legenda Tinju



Editor : Ardhianto Wahyu Indraputra
Sumber : givemesport.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X