Tunggal Putri Manfaatkan Waktu Libur untuk Analisis Permainan

By Wila Wildayanti - Sabtu, 4 April 2020 | 09:20 WIB
Pemain tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, saat beraksi di babak pertama turnamen All England Open 2020 yang berlangsung di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (11/3/2020).
BADMINTON INDONESIA
Pemain tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, saat beraksi di babak pertama turnamen All England Open 2020 yang berlangsung di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (11/3/2020).

BOLASPORT.COM - Menganalisis pertandingan melawan pemain unggulan menjadi kegiatan para pebulu tangkis tunggal putri Pelatnas.

Gregoria Mariska Tunjung dan kawan-kawan harus melihat pertandingan mereka sebelumnya ketika menghadapi para atlet unggulan.

Melihat kembali pertandingan saat melawan pemain top seperti Tai Tzu-ying hingga Ratchanok Intanon, berguna untuk menemukan kekurangan setiap pemain.

Khususnya untuk para atlet Indonesia yang selalu kesulitan menembus pertahanan pemain-pemain peringkat lima besar dunia.

"Iya secara virtual ada, itu untuk menganalisis permainan mereka saat menghadapi lawan-lawan unggulan," kata pelatih tunggal putri, Rionny Mainaky, kepada BolaSport.com

“Kami bisa lebih mengenali pemain-pemain unggulan. Untuk kami, analisis ini bisa jadi patokan untuk latihan serta kerja keras yang mau tidak mau harus memaksa itu."

Rionny Mainaky menilai pemain tunggal putri masih kurang dalam aspek kekuatan fisik walau untuk urusan skill dan teknik tidak kalah.

"Jadi saya lebih fokus ke pemain untuk memperkuatkan fisik saat ini. Walaupun teknik bagus, kalau fisik tidak kuat itu sama saja kami tidak bisa apa-apa," ujar Rionny.

Baca Juga: Arsenal Pernah Bersengketa soal Transfer Pemain dengan Klub Argentina



YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

VIDEO TERPOPULER

Close Ads X