Baca berita tanpa iklan. Gabung Bolasport.com+

Kumamoto Masters 2023 - Interaksi Sedingin Es Akhirnya Cair, Pram/Yere Sukses Kompak Lagi

By Nestri Y - Selasa, 14 November 2023 | 19:45 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan bersalaman usai mendapat poin di laga babak pertama Kumamoto Masters 2023 di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kumamoto, Jepang, Selasa (14/11/2023)
PBSI
Pasangan ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan bersalaman usai mendapat poin di laga babak pertama Kumamoto Masters 2023 di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kumamoto, Jepang, Selasa (14/11/2023)

BOLASPORT.COM - Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan akhirnya memperlihatkan interaksi hangat yang warnai kemenangan babak pertama mereka di Kumamoto Masters 2023, pemandangan sedingin es sudah hilang.

Tos-tosan, saling berbisik, tepuk-tepukan pundak dengan raket, akhirnya kembali terlihat dalam interaksi Pram/Yere sepanjang laga babak 32 besar hari ini, Selasa (14/11/2023).

Komunikasi mereka mengalir, entah itu meraih atau kehilangan poin, ganda putra Indonesia yang pernah menjadi Juara Asia 2022 itu tetap saling menyemangati satu sama lain.

Bahkan ketika unforced error yang dilakukan masing-masing dari mereka sendiri, mereka pun juga tak menunjukkan gesture kesal atau cuek.

Pemandangan yang menghangatkan jiwa itu pun akhirnya mematahkan spekulasi masih dinginnya interaki Pramudya dan Yeremia setelah beberapa turnamen terakhir mereka terlihat demikian. Bahkan ngobrol saja sempat tak ada.

Chemistry yang telah muncul kembali itu turut mengantarkan Pram/Yere memetik kemenangan heroik tatkala menghadapi ganda putra nomor satu Inggris, Ben Lane/Sean Vendy.

Kehilangan gim pertama tak lantas membuat mereka mudah menyerah.

Pram/Yere mampu bangkit bahkan ketika sudah hampir kalah karena tertinggal 15-17, sebelum akhirnya menang dengan skor 16-21, 21-19, 21-17.

Baca Juga: Rekap Hasil Kumamoto Masters 2023 - Ganda Putra Indonesia di Titik Nadir, Tinggal Rahmat/Kevin dan Pram/Yere Harapan Tersisa

"Tadi itu pertandingan yang tidak mudah bagi kami. Terbukti sampai rubber game. Poinnya juga mepet. Dari segi permainan di gim pertama, kami tertekan terus dan terbawa pola permainan lawan," ujar Yeremia mengulas laga hari ini, dikutip BolaSport.com dari siaran PBSI.

Pram/Yere mengungkap apa yang membuat mereka akhirnya bisa menemukan celah lawan.

Termasuk ketika di akhir gim kedua saat lawan menyamakan kedudukan 18-18 dan tekanan berbalik pada mereka.

"Pada gim kedua, kami mengubah pola permainan dengan lebih menyerang dan berhasil. Sempat kejar-kejaran angka, namun kami lebih menguasai permainan depan dan tidak mengangkat bola. Hal serupa di gim ketiga. Kami pegang kendali permainan," ujar Yeremia.

Ucapan Yeremia diamini Pramudya yang juga mengakui bahwa serangan mereka hari ini tidak monoton. 

Ini yang membuat lawan juga menjadi bingung untuk memasang pertahanan diri.

"Hari ini kami main cukup baik. Meskipun begitu, kami masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Lawan saya akui juga main baik. Cuma kami bermain lebih variatif, terutama di gim kedua dan ketiga," kata Pram.

"Di gim pertama kami banyak kecolongan dan lawan lebih mengontrol jalannya permainan."

"Di gim kedua kami mencoba mengembalikan keadaan, bermain tidak buru-buru dan harus gantian mengontrol permainan. Begitu juga di gim ketiga permainan depan, harus lebih dipegang," tandasnya.

Kemenangan hari memastikan Pram/Yere telah menggenggam tiket babak 16 besar Kumamoto Masters 2023.

Pada babak kedua yang digelar Kamis (16/11/2023), mereka akan menghadapi lawan tangguh, unggulan tujuh, Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi.

"Di babak kedua lawan China, ini merupakan pertemuan pertama. Kami akan melihat video permainan lawan lebih dulu dan diskusi dengan pelatih," jelas Yeremia.

"Hasilnya akan kami praktekkan di lapangan. Yang layak diwaspadai adalah serangan dan pukulan drive lawan juga sangat bagus. Hanya, untuk bisa menang, seperti hari ini, kami harus menyerang," tambahnya.

"Di babak kedua, lawan China, kami malah belum pernah bertemu. Kami akan main all out saja. Apalagi persiapan kami juga sudah cukup," sahut Pramudya.

Baca Juga: Kumamoto Masters 2023 - Langkah Berat Anthony Ginting, Langsung Dihadapkan Fakta Menohok Jumpa Titisan Lin Dan


Editor : Agung Kurniawan
Sumber : PBSI

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Klasemen

Klub
D
P
1
Man City
38
91
2
Arsenal
38
89
3
Liverpool
38
82
4
Aston Villa
38
68
5
Tottenham
38
66
6
Chelsea
38
63
7
Newcastle
38
60
8
Man United
38
60
9
West Ham
38
52
10
Crystal Palace
38
49
Klub
D
P
1
Borneo
32
70
2
Persib
32
59
3
Bali United
33
58
4
Madura United
32
53
5
PSIS Semarang
32
50
6
Dewa United
32
50
7
Persik
33
48
8
Persis
32
47
9
Barito Putera
32
43
10
Persija Jakarta
32
42
Klub
D
P
1
Real Madrid
38
95
2
Barcelona
38
85
3
Girona
38
81
4
Atlético Madrid
38
76
5
Athletic Club
38
68
6
Real Sociedad
38
60
7
Real Betis
38
57
8
Villarreal
38
53
9
Valencia
38
49
10
Alavés
38
46
Klub
D
P
1
Inter
38
94
2
Milan
38
75
3
Juventus
38
71
4
Atalanta
38
69
5
Bologna
38
68
6
Roma
38
63
7
Lazio
38
61
8
Fiorentina
38
60
9
Torino
38
53
10
Napoli
38
53
Pos
Pembalap
Poin
1
F. Bagnaia
467
2
J. Martin
428
3
M. Bezzecchi
329
4
B. Binder
293
5
J. Zarco
225
6
A. Espargaro
206
7
M. Viñales
204
8
L. Marini
201
9
A. Marquez
177
10
F. Quartararo
172
Close Ads X