Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Bos JDT Dianggap Jadi Dalang Skandal Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia, Siapa di New York Pengaruhi FIFA?

Sabtu, 27 September 2025 | 14:40 WIB
Penulis  :  Bagas Reza
Editor  :  Bagas Reza
Pemilik Johor Darul Takzim, Tunku Ismail Ibrahim.
Aulli
Pemilik Johor Darul Takzim, Tunku Ismail Ibrahim.

 

BOLASPORT.COM - Bos Johor Darul Takzim, Tunku Ismail Sultan Ibrahim diduga menjadi dalang di balik skandal pemain naturalisasi yang didatangkan timnas Malaysia.

Publik Malaysia menunggu-nunggu pemilik Johor Darul Takzim, Tunku Ismail Sultan Ibrahim untuk merespons keputus FIFA yang menghukum FAM akibat pemalsuan dokumen pemain naturalisasi.

Pada akhirnya, Tunku Ismail bersuara melalui media sosialnya sehari setelah keputusan FIFA dirilis.

Tunku Ismail menjadi sosok yang dianggap jadi "dalang" di balik jatuhnya sanksi oleh FIFA untuk Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait pemain naturalisasi.

Bos JDT menjadi orang yang banyak memberikan pengaruh untuk membawa pemain-pemain naturalisasi keturunan ke timnas Malaysia.

Baca Juga: Erick Thohir Sudah Wanti-wanti soal Naturalisasi, 3 Bulan Berselang Malaysia Terjerat Skandal Pemain Ilegal

Pertemuan Ketua PSSI, Erick Thohir dengan Putra Mahkota Johor sekaligus pemilik Johor Darul Takzim, Mayor Jenderal Tunku Ismail Idris Ibni Sultan Ibrahim
PSSI
Pertemuan Ketua PSSI, Erick Thohir dengan Putra Mahkota Johor sekaligus pemilik Johor Darul Takzim, Mayor Jenderal Tunku Ismail Idris Ibni Sultan Ibrahim

Sebagai mantan Presiden FAM, Tunku Ismail juga menjadi orang yang mendorong pemerintah Malaysia untuk mempercepat proses naturalisasi pemain-pemain keturunan.

Lewat pernyataannya, Tunku Ismail tak terima dengan keputusan FIFA yang menghukum FAM.

Pemrosesan dokumen pemain-pemain naturalisasi tersebut sudah disetujui FIFA, lalu Tunku Ismail pun mempetanyakan mengapa mereka berubah pikiran.

"FAM telah mengikuti proses tersebut dan bekerja sama dengan FIFA & Pemerintah Malaysia," tulis Tunku Ismail Sultan Ibrahim.



Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X