Presiden FIFA itu berinisiatif mengajak kedua pihak bersalaman dan berfoto bersama pada acara tersebut.
Namun, inisiatifnya itu berubah menjadi momen canggung karena delegasi Palestina, yakni Jibril Rajoub, memberi penolakan di atas panggung.
Dalam video yang beredar, Rajoub memprotes ajakan Infantino dan melahirkan perdebatan panjang di atas panggung.
Hingga akhirnya, Rajoub memutuskan turun dari panggung dan hanya bersalaman serta memeluk Infantino saja.
Pasca-kongres, presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) itu mengutuk keras inisiatif Infantino di acara itu.
Baginya, orang nomor satu FIFA tersebut punya hak untuk menengahi kedua pihak dengan dalih sepak bola.
Namun, Rajoub menilai hak tersebut menunjukkan Infantio tak bersimpati ke warga Palestina yang menderita selama ini.
"Saya pikir Gianni (Infantino) punya hak untuk mencoba menjembatani (masalah), Dia punya hak untuk mencoba menyatukan orang, " buka Rajoub dikutip BolaSport.com dari kanal YouTube TRT World.
PFA President, Mr Jibril Rajoub refuses to shake hands with the Israeli Football Association representative despite FIFA President’s insistence.
الفريق جبريل الرجوب يرفض مصافحة ممثل الاتحاد الإسرائيلي رغم إلحاح رئيس الفيفا..
من حقنا أن نمارس كرة القدم بكل حرية كما كل شعوب… pic.twitter.com/uAWd41IPkY
— Palestine Football Association (@Palestine_fa) April 30, 2026
Baca Juga: Gianni Infantino Ajak PSSI-nya Iran Ketemu di Markas FIFA, Bahas Apa?
"Tetapi dia tidak tahu penderitaan mendalam orang-orang Palestina dan (keluarga) olahraga Palestina".
"Ini Israel. Bagaimana bisa saya berjabat tangan atau berfoto dengan orang seperti itu? Menurut saya ini (inisiatif Infantino) sangat disayangkan," lanjutnya.