Menkominfo Fasilitasi Media Centre Asian Para Games 2018

By Delia Mustikasari - Rabu, 13 Juni 2018 | 15:38 WIB
Panitia pelaksana Asian Para Games (Inapgoc) dan Menkominfo berfoto bersama di depan media centre Asian Para Games 2018 di Gedung GBK, Jakarta, Selasa (12/6/2018). (INAPGOC)

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mendukung penuh pelaksanaan Asian Para Games yang dipusatkan di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada 6-13 Oktober 2018 mendatang

Kementrian yang dipimpin Rudiantara ini akan menyiapkan Main Press Centre (MPC) di Gedung GBK Jakarta.

"Kemenkominfo akan menyiapkan MPC dengan seluruh perangkat pendukungnya dalam mendukung kesuksesan Asian Para Games 2018," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dalam siaran pers yang diterima BolaSport.com.

Dalam kesempatan tersebut, Rudiantara didampingi Ketua Panitia Pelaksana Asian Para Games (Inapgoc) Raja Sapta Oktohari dan Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPGBK Gatot Tetuko saat melakukan kunjungan ke Gedung GBK Jakarta, Selasa (12/6/2018).

Dalam kunjungan tersebut, Rudiantara memerintahkan stafnya untuk segera mendesain MPC.

"Ini pekerjaan ibadah yang wajib dilaksanakan dengan baik," katanya.

Selain menyediakan MPC, Rudiantara juga berjanji akan mempromosikan Asian Para Games 2018.

"Event Asian Games dan Asian Para Games hanya ada di Indonesia pada tahun 2018 saja karena setelah itu skan digelar di negara lain. Setelah pelaksanaan Asian Games 2018, kami akan fokus untuk mempromosikan Asian Para Games 2018," ujar Rudiantara.

Selain berkunjung ke Gedung GBK, Rudiantara dan rombongan juga melihat Aquatic Stadium Gelora Bung Karno.

(Baca juga: Gagal pada Piala Uber 2018, CBA Dikabarkan Pecat Zhang Ning sebagai Pelatih)

Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari mengapresiasi kunjungan Menkominfo Rudiantara.

"Inapgoc sangat berterima kasih dengan adanya dukungan penuh Menkominfo untuk kesuksesan pelaksanaan Asian Para Games 2018," ucap Rudiantara.

Menurut Okto, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan Kementerian terkait.

Contohnya, Kemenpora untuk pelaksanaan, Kementerian PUPR untuk sarana dan prasarana dan Kemenkominfo untuk promosi dan publikasi.

"Asian Para Games 2018 bukan kegiatan yang gampang dijual kepada sponsor. Jadi, kami akan selalu berkoordinasi dengan Kementerian terkait. Saat ini pun, INAPGOC masih menunggu keterlibatan Kementerian lainnya," ucap Oktohari.

Meski dalam suasana libur, Inapgoc tengah mempersiapkan pelaksanaan uji coba dengan nama resmi Indonesia Para Games Invitational Tournament yang akan digelar 27 Juni hingga 3 Juli 2018.

(Baca juga: Harga Jual Tertinggi Tiket Olimpiade Tokyo 2020 Capai Rp 37 Juta)

Selain menguji kesiapan tuan rumah dari segi event dan wisma atlet, pertandingan uji coba ini juga akan digunakan untuk penentuan kategori klasifikasi oleh classifier bersertifikasi internasional karena hal ini akan dijadikan acuan penyelenggaraan Asian Paragames 2018.

Test Event Asian Games 2018 akan mempertandingkan lima cabang olahraga dari 18 cabor pada hari H.

Kelima cabor tersebut yakni, para atletik, bulu tangkis, para Renang, tenis meja, dan basket kursi roda.

Berikut jadwal pertandingan kelima cabor tersebut.

Bulu tangkis: 27 – 28 Juni, Istora Gelora Bung Karno
Para Atletik: 30 Juni – 1 Juli, Stadion Madya Gelora Bung Karno
Para Renang: 1 -2 Juli, Stadion Akuatik Gelora Bung Karno
Tenis Meja: 1 – 3 Juli, GBK Arena
Basket Kursi Roda : 1 – 2 Juli, Hall Basket Gelora Bung Karno.